Kajian Fiskal Regional

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan I Tahun 2023

Perekonomian Jawa Barat pada triwulan I 2023 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 5,00 persen (yoy). Besaran PDRB Jawa Barat triwulan I 2023 atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp637,20 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp407,85 triliun. Laju pertumbuhan PDRB tertinggi berdasarkan pengeluaran adalah Konsumsi Pemerintah 6,96 persen dan berdasarkan lapangan usaha adalah Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 9,19 persen.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Tahunan 2022

Pemerintah Pusat telah menetapkan Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022 yaitu "Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”, dengan 4 (empat) Fokus Pembangunan, yaitu: (1) Pemulihan Industri, Pariwisata, dan Investasi; (2) Reformasi Sistem Kesehatan Nasional; (3) Reformasi Sistem Perlindungan Sosial; dan (4) Reformasi Sistem Ketahanan Bencana. Berdasarkan arahan tersebut tema atau fokus pembangunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 adalah: “Permantapan Daya Saing Daerah Menuju Kemandirian” Tema tersebut memiliki makna bahwa pembangunan Provinsi Jawa Barat tahun 2022 diarahkan untuk peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan kearifan lokal Jawa Barat. Peningkatan daya saing daerah ini tentunya dapat dicapai melalui akselerasi pembangunan pada berbagai bidang (sosial, ekonomi, dan infrastruktur) baik dalam hal kuantitas maupun kualitas untuk mewujudkan “Jabar Juara” dengan koridor peningkatan kesejahteraan kehidupan masyarakat Jawa Barat.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan III Tahun 2022

Pandemi Covid-19 secara nasional maupun regional Jawa Barat pada periode Triwulan III 2022 semakin terkendali dan pengaruhnya terhadap perekonomian Jawa Barat semakin berkurang. Di sisi lain, perekonomian global dengan prospek yang terus melemah memberikan pengaruh yang cukup besar kepada laju perekonomian nasional dan regional. Gejolak harga minyak dunia menyebabkan goncangan dan berdampak signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada tahun 2022, subsidi dan kompensasi energi yang berasal dari dana APBN mengalami peningkatan 3 (tiga) kali lipat dari Rp152 triliun menjadai Rp502 triliun, dan angka ini masih terus meningkat. Pemberian subsidi dan kompensasi seharusnya diberikan dan dirasakan oleh masyarakat yang tidak mampu. Pada kenyataannya subsidi dalam hal ini Bahan Bakar Minyak (BBM) dinikmati sebagian besar oleh kelompok masyarakat yang mampu.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

 

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan I Tahun 2022

Perekonomian Provinsi Jawa Barat pada Triwulan I-2022 masih dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 seiring munculnya varian Omicron di Indonesia dan diwarnai dengan lonjakan inflasi pada kelompok volatile food dan administered price karena dampak geopolitik Rusia-Ukraina. Namun, Provinsi Jawa Barat memiliki optimisme tinggi pada pertumbuhan ekonomi Triwulan I-2022 karena kebijakan Pemerintah yang tidak membatasi mobilitas masyarakat seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada periode Covid-19 sebelumnya. Meskipun demikian, Pemerintah tetap memprioritaskan masyarakat untuk melakukan vaksin booster dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tetap tinggi di tahun 2022, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuat strategi dengan mengusung tujuh program. Diantaranya menyiapkan Jawa Barat sebagai pusat investasi terbaik di ASEAN, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya terbesar di ASEAN, dan peluncuran produk mobil listrik pada April 2022 mendatang.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

 

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search