Kajian Fiskal Regional

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan II Tahun 2021

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat Triwulan II-2021 tumbuh 6,13% (yoy) meningkat signifikan dibanding capaian Triwulan II-2020 yang terkontraksi 5,91%, sedangkan terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 1,79% (qtq). Perekonomian Jawa Barat pada Triwulan II-2021 telah menunjukan perbaikan setelah empat triwulan terakhir terkontraksi akibat dampak Pandemi Covid-19. Meskipun masih di bawah pertumbuhan ekonomi Nasional yang tumbuh 7,07% (yoy) namun telah melebihi rentang target RPJMD Jabar 2018-2023 yang ditarget sebesar 3,33%-4,49% untuk tahun 2021. Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat Triwulan II-2021 atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp548,91 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp374,69 triliun.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan I Tahun 2021

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat Triwulan I-2021 terkontraksi sebesar 0,83% (yoy) menurun dibanding capaian Triwulan I-2020 yang mencapai 2,77%, sedangkan terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 0,67% (qtq). Perekonomian Jawa Barat Triwulan I-2021 masih dipengaruhi pandemi Covid-19 dan terkontraksi lebih dalam dibandingkan pertumbuhan ekonomi Nasional yang terkontaksi sebesar 0,74% (yoy) serta berada diluar rentang target RPJMD Jabar 2018-2023 yang ditarget sebesar 3,33% s.d. 4,49% untuk tahun 2021. Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat Triwulan I-2021 atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp535,89 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp368,28 triliun.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Tahunan 2020

Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Barat, sebagai representasi Kementerian Keuangan di daerah dalam rangka melaksanakan fungsi pembinaan, koordinasi, dan supervisi pengelolaan fiskal daerah, telah menyusun Kajian Fiskal Regional (KFR) Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat Tahun 2020. Kajian dimaksud berisi analisis terarah dengan mengelaborasi korelasi antara APBN/APBD/Transfer ke Daerah dengan indikator-indikator perekonomian, menentukan besarnya pengaruh APBN/APBD/Transfer ke Daerah terhadap perkembangan perekonomian suatu daerah, disertai hal-hal lain yang berkaitan, termasuk isu terkini yang dihadapai Provinsi Jawa Barat dalam rangka penanganan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Selengkapnya...

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan III Tahun 2020

Ekonomi Jawa Barat Triwulan III-2020 mengalami kontraksi sebesar 4,08% (yoy) menurun dibanding capaian Triwulan III-2019 yang mencapai 5,15% (yoy), sedangkan terhadap Triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 3,37% (qtq). Terkontaksinya pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tersebut masih akibat dampak pandemi Covid-19. Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat Triwulan III-2020 atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp522,49 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp364,75 triliun.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search