Prospek ekonomi global masih dibayangi tensi geopolitik. Pertumbuhan ekonomi cenderung melambat dan divergen, dengan tensi geopolitik yang meningkatkan kerentanan rantai pasok, utamanya konflik di Timur Tengah dan perang di Ukraina. Meskipun demikian, sektor perekonomian Jawa Barat triwulan I 2024 tetap mengalami pertumbuhan, yaitu sebesar 4,93 persen (yoy). Tingkat inflasi Maret 2024 masih berada dibawah 5 persen, yaitu sebesar 3,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,78. Sementara itu, neraca perdagangan pada Maret 2024 mencatatkan surplus sebesar USD 2,15 miliar dengan nilai ekspor dan impor yang mengalami kenaikan secara m-to-m, masing-masing sebesar USD 3,20 miliar dan USD 1,05 miliar.
Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.


