Jln. Ir. H. Juanda No. 04, Samarinda

Berita

Seputar Kanwil DJPb Kalimantan Timur

PRESS RELEASE PERKEMBANGAN APBN DAN APBD REGIONAL KALIMANTAN TIMUR REALISASI S.D. 31 Agustus 2024

Samarinda, September 2024 – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) Triwulan II-2024 mencapai 5,85 persen yoy, lebih rendah dibandingkan periode Triwulan I-2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,26 persen yoy. Dari sisi produksi, kontribusi PDRB terbesar masih didominasi oleh pertambangan dan penggalian. Sedangkan pertumbuhan tertinggi sisi pengeluaran Triwulan II-2024 terbesar ada pada komponen pengeluaran konsumsi pemerintah. Pertumbuhan ekonomi Triwulan II-2024 secara y-on-y yang positif terjadi di semua provinsi di Pulau Kalimantan. Provinsi Kalimantan Timur menyumbang kontribusi tertinggi pada penyusunan nilai tambah regional dengan share sebesar 47,77 persen. Pada Agustus 2024, tingkat inflasi di Kaltim sebesar 2,13 persen y-on-y yang didorong oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, sebagai berikut: kelompok makanan, minuman dan tembakau; pakaian dan alas kaki; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Komponen Pendapatan Negara telah terealisasi sebesar Rp24,12 triliun (50,70% dari target Rp47,57 triliun), sedangkan komponen Belanja Negara terealisasi sebesar Rp45,20 triliun (49,04% dari pagu tahunan Rp92,18 triliun).

Perpajakan

Penerimaan Perpajakan telah terealisasi sebesar Rp21,88 triliun (47,74% dari target). Capaian ini sedikit mengalami penurunan secara y-on-y sebesar minus 13,81 persen. Penurunan tersebut disebabkan oleh turunnya harga komoditas, terutama batubara dan CPO, di pasar global dan pembayaran PPh Pasal 25/29 Badan. Penerimaan pajak dalam negeri masih didominasi oleh Wajib Pajak Badan dan Bendahara Pemerintah, dengan sektor pertambangan sebagai kontributor terbesar. Meski juga mengalami perlambatan, penerimaan pajak internasional terus diupayakan dengan tetap memperhatikan perekonomian internasional dan terus berusaha melakukan extra effort untuk mencapai target penerimaan dari kegiatan ekspor dan impor.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

Realisasi PNBP sampai dengan akhir Agustus 2024 mencapai Rp2,25 triliun (127,88% dari target), tumbuh signifikan sebesar 54,02% yoy. Peningkatan capaian realisasi tersebut bersumber dari seluruh jenis realisasi PNBP meliputi PNBP lainnya dan Pendapatan BLU, terlebih pada jenis Pendapatan Jasa Kepelabuhan dan Pendapatan Jasa Layanan Pendidikan.

Belanja K/L

Realisasi Belanja K/L sampai dengan akhir Agustus 2024 mencapai Rp21,79 triliun (40,99% dari pagu Rp53,17 triliun), tumbuh sebesar 105,64% yoy. Pertumbuhan realisasi belanja terutama dipengaruhi oleh peningkatan belanja modal untuk pembangunan IKN. Satker yang mendominasi realisasi belanja modal Kaltim antara lain IKN 1 & 2, Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Kaltim, dan Penyediaan Perumahan IKN Nusantara. Sementara Belanja Barang dan Jasa digunakan untuk mendukung program Pendidikan tinggi dan pelatihan vokasi serta pelaksanaan program infrastruktur konektivitas oleh KemenPUPR. Belanja Pegawai dan Belanja Bantuan Sosial mengalami pertumbuhan realisasi yang stabil, dengan Belanja Bantuan Sosial yang dimanfaatkan oleh Kementerian Agama melalui UIN Sultan Aji Muhammad Idris.

Transfer ke Daerah

Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) sampai dengan 31 Agustus 2024 mencapai Rp23,41 triliun (60,02% dari pagu Rp39,00 triliun). Akumulasi realisasi TKD tumbuh 18,97% secara y-on-y. Realisasi TKD tersebut terutama didominasi oleh Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Per Agustus 2024 seluruh jenis Transfer ke Daerah sudah disalurkan.

APBD Kalimantan Timur

Realisasi sementara Pendapatan APBD Provinsi Kalimantan Timur hingga bulan Agustus 2024 sebesar Rp31,53 triliun (48,14% dari target) didominasi oleh Dana Transfer. Pendapatan dari Dana Transfer hingga bulan Agustus 2024 sebesar Rp24,32 triliun (48,34% dari target). Dengan demikian, dukungan dana pusat masih menjadi faktor dominan untuk pendanaan pada Provinsi Kalimantan Timur. Sementara itu, realisasi sementara Belanja APBD s.d. bulan Agustus 2024 sebesar Rp23,11 triliun (32,92% dari pagu Rp70,19 triliun).

Ibu Kota Negara Baru (IKN)

Progress pembangunan Ibu Kota Negara Baru (IKN) memberikan pengaruh besar pada kinerja keuangan APBN dan APBD di Kalimantan Timur. Sampai dengan Mei 2024, anggaran pembangunan IKN mendominasi 81,03% pagu belanja K/L. Alokasi APBN IKN mencapai Rp43,08 triliun yang tersebar pada Kementerian PUPR (99,55%); Kemenhub (0,23%); KLHK (0,18%); serta POLRI (0,04%).

Informasi lebih lanjut hubungi:

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Juanda No.4, Samarinda
Telp. (0541) 201348
Fax. (0541) 748623
Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search