Jln. Ir. H. Juanda No. 04, Samarinda

Berita

Seputar Kanwil DJPb Kalimantan Timur

PRESS RELEASE : PERKEMBANGAN APBN DAN APBD REGIONAL KALIMANTAN TIMUR REALISASI S.D. 31 MARET 2025

Samarinda, April 2025 – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) Triwulan IV-2024 mencapai 6,12 persen y-on-y. Ekonomi Triwulan IV-2024 tumbuh positif secara y-on-y pada seluruh provinsi di Pulau Kalimantan, dengan Kaltim menyumbang kontribusi tertinggi pada penyusunan nilai tambah regional dengan share sebesar 47,29 persen. Dari sisi produksi, kontribusi PDRB Kaltim terbesar masih didominasi oleh pertambangan dan penggalian. Sedangkan pertumbuhan tertinggi sisi pengeluaran Triwulan IV-2024 ada pada komponen Konsumsi Pemerintah. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur salah satunya dipengaruhi oleh kinerja ekonomi negara mitra dagang yang masih tumbuh positif di tengah pertumbuhan ekonomi global yang penuh tantangan. Pada Februari 2025, impor batu bara China dan India menurun masing-masing sebesar 11,5% dan 6,4% (m-to-m) akibat oversupply dan peningkatan produksi domestik. Ekspor CPO juga mengalami penurunan akibat penurunan permintaan terutama dari India dan didorong penurunan harga minyak nabati lainnya. Sebaliknya, impor LNG Taiwan naik 44,03% (y-on-y) karena transisi energi dari batu bara dan nuklir.

Angka impor batubara oleh beberapa negara saat ini masih mengalami penurunan, namun komoditas ini berpotensi menjadi “kuda hitam” di tengah perang dagang internasional. Kebijakan Trump dalam mendorong industri batubara dan menerbitkan kebijakan tarif impor baru berpotensi memicu perubahan strategi energi di Asia, meskipun harga spot ICE Newcastle Coal masih menunjukkan koreksi cukup dalam akibat risiko ketidakpastian. Batu bara tetap menjadi sumber listrik termurah dan terbesar di Asia, menyumbang sekitar 56% pasokan listrik regional pada 2024. Negara-negara Asia juga meningkatkan penggunaan batu bara untuk mengimbangi biaya listrik dan menjaga daya saing ekspor mereka ke AS. Utilitas batu bara demi efisiensi biaya berpotensi untuk menggeser sebagian penggunaan gas alam untuk pembangkitan listrik.

Pada Maret 2025, terjadi inflasi di Kaltim sebesar 1,36 persen y-on-y. Masa Idul Fitri tahun 2025 menyebabkan inflasi pada bulan Februari-Maret 2025 mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 2,02% mtm. Kenaikan yang mirip juga terjadi pada periode tahun 2022 & 2024 yang mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1,17% & 0,70% mtm. Pada tahun 2023, sebaliknya periode Idul Fitri mengalami koreksi dari 0,59 menjadi 0,42 pada periode bulan sebelum lebaran. Inflasi dipicu kenaikan bahan makanan dan transportasi, akibat permintaan yang meningkat signifikan menjelang lebaran. Tercatat, pada tahun ini Bandara Sepinggan melayani 374.733, dengan dengan total 3.255 pergerakan pesawat atau sekitar 155 pergerakan per hari. Sementara Bandara APT Pranoto Samarinda melayani 39.947 penumpang dengan total 350 pergerakan pesawat. Transportasi darat juga mengalami peningkatan signifikan ditunjukkan oleh volume kendaraan jalan tol Balikpapan-Samarinda yang pada hari kedua lebaran melayani 18.749 kendaraan atau mengalami kenaikan kendaraan sebesar 102%.

Tingkat inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Balikpapan sebesar 1,38 persen. Sedangkan inflasi y-on-y terendah terjadi di  Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 1,19 persen. Jika dilihat berdasarkan komponen, kelompok utama penyumbang inflasi (y-on-y) Maret 2025 adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau (inflasi 3,84% dengan andil 1,13%); kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (inflasi 7,37% dengan andil 0,46%); serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran (inflasi 2,11% dengan andil 0,22%).

APBN Regional Kalimantan Timur sampai dengan 31 Maret 2025 mencatatkan capaian Pendapatan Negara sebesar Rp4,92 triliun. Sedangkan komponen Belanja Negara terealisasi sebesar Rp10,37 triliun (18,76 persen dari pagu tahunan Rp55,33 triliun). Kinerja fiskal di Provinsi Kaltim tetap optimis dengan fokus kepada peningkatan ekonomi dan pembangunan SDM melalui beberapa program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis yang telah diuji coba di 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltim.

Penerimaan Perpajakan

Penerimaan Perpajakan telah tercapai sebesar Rp4,18 triliun. Penerimaan pajak dalam negeri di Kaltim tercatat sebesar Rp3,2 triliun (9,99% dari target), didominasi oleh Jenis Pajak PPh Pasal 25/29 Badan yang secara nominal tumbuh 46,5% y-on-y. Pajak Perdagangan Internasional berhasil tercapai sebesar Rp0,97 triliun (71,78% dari target), hal ini didorong peningkatan bea masuk dan bea keluar akibat kenaikan harga referensi CPO pada Triwulan I 2025.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

Realisasi PNBP sampai dengan Maret 2025 mencapai Rp744,6 milyar (35,27% dari target). Capaian PNBP di Kaltim masih didominasi oleh pendapatan terkait dengan transportasi batubara dan CPO, yaitu jasa kepelabuhan. Sementara dari 7 Badan Layanan Umum yang ada di Kaltim mampu merealisasikan pendapatan sebesar Rp158,33 milyar.

Belanja K/L

Realisasi Belanja K/L sampai dengan akhir Maret 2025 mencapai Rp2,19 triliun (12,94% dari pagu Rp16,93 triliun). Realisasi belanja K/L terdiri dari Belanja Pegawai Rp0,96 triliun, Belanja Barang Rp0,35 triliun dan Belanja Modal sebesar Rp0,883 triliun.

Transfer ke Daerah

Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) sampai dengan 31 Maret 2025 mencapai Rp8,19 triliun (21,32% dari pagu Rp38,41 triliun). Realisasi TKD didominasi oleh penyaluran Dana Bagi Hasil sebesar Rp5,87 triliun, Dana Alokasi Umum sebesar Rp1,52 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik sebesar Rp0,72 triliun, dan Dana Desa sebesar Rp0,81 miliar.

APBD Kalimantan Timur

Capaian Pendapatan APBD secara agregat pada Pemerintah Daerah di Kalimantan Timur hingga bulan Maret 2025 sebesar Rp4,49 triliun didominasi oleh Dana Transfer. Pendapatan dari Dana Transfer hingga bulan Maret 2025 sebesar Rp3,53 triliun. Dengan demikian, dukungan dana pusat masih menjadi faktor dominan untuk pendanaan pada Provinsi Kalimantan Timur. Sementara itu, realisasi Belanja APBD s.d. bulan Maret 2025 sebesar Rp1,89 triliun didominasi oleh Belanja Operasi.

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Juanda No.4, Samarinda
Telp. (0541) 201348
Fax. (0541) 748623
Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search