
Perekonomian Maluku berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada Triwulan IV Tahun 2024 mencapai Rp16,33 Triliun Rupiah (atas harga berlaku) dan mencapai Rp9,67 Triliun Rupiah (atas harga konstan 2010). Ekonomi Maluku Triwulan IV Tahun 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 6,52% (YoY) yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional 5,03% (YoY).
Inflasi Provinsi Maluku sebesar 1,28% yang berada di bawah tingkat inflasi Nasional yaitu sebesar 1,57%. Dengan IHK sebesar 104,40. Kota Ambon mengalami inflasi sebesar 1,92% (yoy) dengan IHK 107,20. Kota Tual mengalami inflasi yoy sebesar 0,16% dengan IHK 106,50, dan Kab. Maluku Tengah mengalami inflasi yoy sebesar 0,45% dengan IHK 106,73.
Pelaksanaan APBN di Maluku sampai Triwulan IV Tahun 2024 menunjukkan kinerja yang baik. Realisasi pendapatan APBN mencapai Rp2.577,17 miliar atau 108,11% dari target yang ditetapkan sebesar Rp2.384,94 miliar, mengindikasikan optimalisasi penerimaan negara di wilayah tersebut. Sementara itu, realisasi belanja APBN di Provinsi Maluku tercatat sebesar Rp21.949,96 miliar atau 93,45% dari total pagu anggaran tahun 2024 yang ditetapkan sebesar Rp22.880,16 miliar, mencerminkan efektivitas penyerapan anggaran.
Pelaksanaan APBD di Maluku sampai dengan periode Triwulan IV Tahun 2024 menunjukkan penurunan kinerja jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan 31 Desember 2025, realisasi pendapatan APBD Konsolidasian di Provinsi Maluku sebesar Rp11,42 triliun atau 79,61% dari target pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp14,35 triliun. Di sisi lain, realisasi belanja APBD konsolidasian di Provinsi Maluku sebesar Rp10,57 triliun atau 72,16% dari pagu belanja tahun 2024 yang sebesar Rp14,65 triliun. Dibandingkan tahun 2023, realisasi pendapatan menurun sebesar 7% begitu juga realisasi belanja yang turun sebesar 12%.
Untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya, silahkan unduh KFR ini melalui tautan berikut https://linktr.ee/kfrdjpbmaluku.


