Weda – Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara, menerima kunjungan kerja Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Maluku Utara, Edward Nainggolan, di Kantor Bupati, Selasa Jumat (17/7). Hadir pada kesempatan itu seluruh Kepala Dinas Pemkab Halmahera Tengah dan Pejabat di lingkungan Kanwil DJPb Maluku Utara.
Edward Nainggolan menyampaikan bahwa kunjungannya ke Weda dilakukan untuk mengawal program Pemerintah di Halmahera Tengah. “Banyak program Pemerintah yang dibiayai APBN hadir di sini. Apabila bisa dimanfaatkan dengan baik, maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah” ujarnya. Edward memaparkan berbagai perkembangan program pemerintah di Halmahera Tengah meliputi DAK Fisik, Dana Desa, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Selain itu dirinya juga mengajak Bupati untuk meningkatkan kualitas layanan rumah sakit melalui pengelolaan BLUD. Tak lupa, Edward juga mengharapkan adanya peningkatan kualitas laporan keuangan sebagai wujud pengelolaan keuangan yang kredibel.
Pada kesempatan tersebut, Edward menyampaikan terdapat 15 miliar DAK Fisik dari Rp94 miliar yang terancam tidak dapat disalurkan ke Pemda Halteng akibat belum dilengkapinya persyaratan oleh SKPD. Menanggapi hal tersebut, Bupati langsung memerintahkan seluruh Kepala Dinas untuk segera melengkapi persyaratannya. Dirinya meminta kepada jajaran Pemda Halteng agar tidak mengulangi kesalahan yang mengakibatkan adanya sebagian DAK Fisik yang tidak diterima tahun lalu.
Mengenai program pemberdayaan UMKM, Edward menambahkan bahwa telah berjalan program KUR dan UMi yang dapat digunakan sebagai modal oleh para pelaku usaha mikro dan kecil. Bupati antusias terhadap KUR dan UMi, bahkan dirinya menyatakan akan menyelenggarakan rapat koordinasi dengan seluruh perbankan dengan mengundang seluruh UMKM di Halmahera Tengah. “Rakyat Halmahera Tengah memiliki hak yang sama untuk mengakses perbankan” terangnya. Namun, dirinya menambahkan agar kredit perbankan harus diutamakan untuk membiayai sektor-sektor produktif, bukan untuk memanjakan perilaku konsumtif. Untuk itu, dirinya berjanji akan mendatangkan tenaga-tenaga profesional dan ahli untuk mendampingi pelaku usaha di Weda.
Menyikapi rencana peningkatan kinerja RSUD Weda melalui pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Bupati sangat mendukung rencana tersebut. Bupati menambahkan, rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Halteng sehingga harus diberikan kewenangan otonom dalam mengelolanya. “Kesehatan merupakan faktor penting yang sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Halteng. Bahkan tahun 2020, RSUD Weda diharapkan sudah menjadi tipe C, sehingga masyarakat Halteng dapat terlayani dengan baik” imbuhnya.
Selanjutnya, Edward menyoroti laporan keuangan Pemkab Halteng yang mendapat opini WDP pada tahun 2017. Dirinya berharap agar Pemkab Halteng meningkatkan kualitas laporan Keuangannya di tahun 2018. “Saya telah membaca laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK atas laporan keuangan Pemkab Halteng tahun 2017. Apabila dicermati, isi LHP tersebut seharusnya mudah untuk ditindaklanjuti” ujar Edward. Bupati sangat berharap agar Kanwil DJPb dapat bersinergi dengan jajarannya, sehingga setiap Dana APBN dan Program Pemerintah di Halmahera dapat dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah.



