Ternate - Bertempat di Kanwil DJPb Malut, Selasa (30/10) pkl 08.00 WIT dilaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Oeang RI ke-72. Upacara yang dipimpin langsung Kepala Perwakilan Kemenkeu Malut, Edward Nainggolan, diikuti oleh seluruh jajaran Kementerian Keuangan Malut di Ternate. Hadir pula beberapa Pimpinan BUMN di Ternate diantaranya dari Bank BTN, Bank BRI, Jamkrindo, PT Taspen dan PT Telkom. Upacara diawali dengan pengibaran bendera, pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Teks Putusan Kongres Pemuda-Pemuda Indonesia dan Teks Detik-Detik Beredarnya Oeang Republik Indonesia. Dalam upacara tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun kepada 12 pegawai Kemenkeu Malut oleh Kepala Perwakilan Kemenkeu Malut.
Peringatan kedua hari bersejarah tersebut berlangsung dalam suasana duka atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 yang turut menelan korban 21 pegawai Kemenkeu. Menteri Keuangan dalam sambutan yang dibacakan oleh Edward Nainggolan, mengajak untuk merenungkan makna terbitnya ORI 72 tahun yang lalu dan pentingnya peran mata uang untuk menunjukkan kedaulatan bangsa, Menteri Keuangan juga menekankan kepada seluruh jajarannya untuk selalu bekerja keras dan ikhlas mengelola keuangan dan kekayaan negara demi menjaga kedaulatan bangsa Indonesia seperti yang diteladankan oleh para pendahulu bangsa.

Berkaitan dengan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, Menteri Keuangan meminta para pemuda meneladani semangat Sumpah Pemuda untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Para pemuda juga diharapkan mampu terus membawa estafet pembangunan dan kepemimpinan bangsa hari ini dan ke depan. Tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah dengan adanya perbedaaan, karena perbedaan itulah yang memperkaya Indonesia untuk dapat dijaga secara harmoni dengan tetap menjaga rasa persaudaraaan dan persatuan sehingga dapat menjadi bangsa yang besar.
Menteri Keuangan lebih lanjut berpesan bahwa di tengah kondisi perekonomian global yang mengalami perlambatan akibat perang dagang dan kenaikan suku bunga di Amerka Serikat, agar meningkatkan kewaspadaan dalam pengelolaan keuangan Negara sehingga momentum pertumbuhan dan pembangunan Indonesia tetap terjaga. Namun demikian Menkeu menyampaikan bahwa kualitas APBN semakin membaik yaitu semakin kredibel, aman dan sehat. Prestasi yang patut disyukuri, namun tidak boleh cepat berpuas diri, harus tetap fokus mengelola APBN yang sehat dan efektif. APBN adalah uang rakyat yang pemanfaatannya harus dapat menciptakan kemakmuran rakyat.
Hari Oeang RI ke-72 tahun 2018 di Perwakilan Kemenkeu Malut diperingati cukup meriah dengan menggelar serangkaian kegiatan yang dimulai sejak bulan September diantaranya kegiatan perlombaan di 12 cabang olah raga dan seni serta jalan santai yang diikuti oleh unit-unit Kantor vertikal Kemenkeu di Ternate dan Tobelo. Kegiatan tersebut diharapkan mempererat persaudaraan antar pegawai memupuk kerja sama dan meningkatkan kecintaan terhadap Kementerian Keuangan. Rangkaian peringatan Hari Oeang tahun ini, ditutup dengan pelaksanaan kegiatan Kemenkeu Peduli dalam bentuk Donor Darah ORI yang dilaksanakan seusai upacara bendera. Kegiatan hasil kerjasama dengan PMI Cabang Ternate ini diikuti oleh pegawai Kemenkeu dan BUMN di Ternate berhasil mengumpulkan sebanyak 46 kantong darah. Semoga setiap tetes darah yang terkumpul ini memberikan sumbangsih nyata kepada mereka yang membutuhkan.






