Sebagai bagian dari implentasi keamanaan informasi, perlu dilakukan pengelolaan kata sandi Aplikasi dan Email. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian adalah
1. Pentingnya Kriteria Kata Sandi yang Kuat
Keamanan kata sandi dimulai dengan memastikan kriteria pembuatannya memadai. Kata sandi untuk email dan aplikasi harus memiliki panjang minimal 8 karakter dengan kombinasi huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter spesial. Kombinasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompleksitas sehingga mempersulit upaya peretasan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kata sandi sederhana atau mudah ditebak, seperti tanggal lahir atau pola berulang, sangat rentan terhadap serangan brute-force atau pencurian identitas.
2. Kebiasaan Mengganti Kata Sandi Secara Berkala
Kata sandi tidak hanya harus kuat, tetapi juga perlu diganti secara berkala. Pergantian rutin ini menjadi salah satu langkah mitigasi risiko apabila terjadi kebocoran data atau akses ilegal yang tidak terdeteksi. Dengan menetapkan periode penggantian kata sandi, misalnya setiap tiga atau enam bulan, organisasi dapat meminimalisir peluang eksploitasi data pribadi atau informasi penting yang tersimpan dalam email dan aplikasi.
3. Menjaga Kerahasiaan Kata Sandi
Kerahasiaan kata sandi merupakan tanggung jawab individu yang tidak bisa ditawar. Kata sandi tidak boleh dibagikan kepada siapapun, termasuk rekan kerja, kecuali dalam kondisi darurat dan dengan prosedur resmi yang telah ditetapkan. Penggunaan fitur manajemen kata sandi yang terpercaya dapat membantu menjaga kerahasiaan tanpa mengandalkan ingatan semata, sekaligus menghindari kebiasaan buruk seperti mencatat kata sandi di tempat terbuka.
4. Penggantian Kata Sandi Saat Pertama Kali Diberikan
Saat pertama kali menerima akun email atau aplikasi, sangat penting untuk segera mengganti kata sandi bawaan dengan yang baru. Kata sandi default sering kali bersifat standar dan rentan diketahui oleh pihak luar, sehingga harus segera diperbarui untuk memastikan keamanan akses. Penggantian ini menjadi langkah awal dalam mengamankan akun sebelum digunakan secara aktif, sekaligus mendisiplinkan pengguna untuk lebih peduli terhadap praktik keamanan informasi.





