Jalan Kelimutu no.53, Kelimutu, Ende Tengah, Ende
Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga bulan April 2024 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ende, realisasi belanja mencapai Rp1.082,23 miliar, yang setara dengan 28,64% dari pagu yang telah ditetapkan.
Dari jumlah tersebut, Belanja Pemerintah Pusat (BPP) mencapai Rp277,62 miliar, atau sebesar 31,33% dari pagu. Sementara itu, Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp804,60 miliar, yang setara dengan 27,81% dari pagu.
Pada pos TKD, Dana Bagi Hasil telah terealisasi sebesar Rp4,79 miliar, dengan alokasi untuk Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo sesuai dengan kebutuhan mereka. Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) mencapai Rp594,84 miliar, sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp103,97 miliar. Selain itu, Dana Desa juga telah tersalurkan sebesar Rp101,00 miliar.
Dari sisi pendapatan, realisasi Pendapatan dan Hibah telah mencapai Rp158,37 miliar, terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp133,54 miliar dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp24,83 miliar.
Penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo juga menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan total penyaluran mencapai Rp7,06 miliar untuk 1.698 debitur. Alokasi ini tersebar merata di setiap kabupaten, menunjukkan upaya pemerintah dalam mendukung usaha mikro di daerah.
Kinerja APBN yang solid ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang. Pemerintah terus berupaya memastikan bahwa alokasi anggaran digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ende, 29 April 2024 – Evaluasi DAK Fisik dan Dana Desa yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ende diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Plt. I Kepala KPPN Ende. Dalam sambutannya, Plt. I Kepala KPPN Ende menyampaikan bahwa progres penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) di wilayah kerja KPPN Ende hingga 29 April telah mencapai 26% dari total pagu TKD. Namun, nilai ini dianggap masih dapat ditingkatkan kembali. Plt. I Kepala KPPN Ende mendorong kembali kepada Pemda untuk memberikan perhatian atas penyaluran TKD yang membutuhkan keaktifan dari Pemda, terutama terkait percepatan pemenuhan syarat salur baik untuk Dana Desa maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
Pembahasan utama dalam Forum Group Discussion (FGD) kali ini adalah evaluasi atas penyaluran Dana Desa serta pelaksanaan penyaluran DAK Fisik yang saat ini Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nya masih dalam tahap penetapan. Dalam evaluasi penyaluran Dana Desa, dijelaskan kembali terkait mekanisme penyaluran Dana Desa yang terbagi atas penyaluran Earmark dan Non-Earmark. KPPN juga mengapresiasi Pemda Sikka atas penyelesaian penyaluran Dana Desa Tahap I dan berharap Pemda Ende dan Nagekeo dapat mengikuti langkah tersebut. Pemda Sikka diarahkan untuk mendorong desa-desa mereka untuk melaksanakan penyerapan dana desa yang telah disalurkan agar memenuhi syarat penyaluran tahap II.
Diharapkan dengan adanya diskusi ini, penyaluran TKD Dana Desa dan DAK Fisik di wilayah kerja KPPN Ende dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kinerja realisasi APBN di wilayah kerja KPPN Ende menunjukkan peningkatan yang positif pada periode 31 Januari 2024. Total realisasi mencapai 8,10%, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 5,80%.
Berikut rincian realisasi APBN per jenis belanja:
1. Belanja Pegawai (4,94%)
Pagu: Rp 300.145.205.000
Realisasi: Rp 14.834.207.586
2. Belanja Barang (5,39%)
Pagu: Rp 342.383.513.000
Realisasi: Rp 18.439.576.390
3. Belanja Modal (0,35%)
Pagu: Rp 207.465.563.000
Realisasi: Rp 727.478.400
4. Belanja Transfer (9,30%)
Pagu: Rp 2.892.644.539.000
Realisasi: Rp 268.969.259.900
Realisasi APBN yang optimal akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Ende. KPPN Ende terus berkomitmen untuk memberikan asistensi dan pendampingan kepada satker agar realisasi APBN 2024 dapat mencapai target yang ditetapkan.
#InTress
#DJPbHAnDAL
Kabar baik! Realisasi APBN Lingkup Wilayah Kerja KPPN Ende per 31 Maret 2024 terus menunjukkan peningkatan. Ini berkat kolaborasi yang baik antara KPPN Ende dengan seluruh Stakeholder. Yuk simak pencapaiannya:
👨💼 Belanja Pegawai: Rp71.486.838.301,-(23.84%).
📦 Belanja Barang: Rp118.424.567.036,- (34.57%).
🛣️ Belanja Modal: Rp23.050.977.389,- (10.40%).
🏘️ Belanja Transfer: 594.129.110.380,-(20.54%).
Pencapaian masih bisa ditingkatkan! Mari dukung percepatan serapan anggaran untuk kemajuan bersama. ✨
Perhelatan KPPN Awards kembali digelar oleh KPPN Ende, pada Kamis, 22 Februari 2024 bertempat di Aula KPPN Ende. Pada kegiatan kali ini terdapat 7 kategori penghargaan KPPN Awards. Kegiatan ini telah rutin dilaksankan oleh KPPN Ende setiap tahunnya, sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian kinerja yang telah diraih oleh satuan kerja yang berada di lingkup wilayah kerja KPPN Ende.