Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ende mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Oktober 2024 telah mencapai Rp3,21 triliun atau 82,92% dari total pagu anggaran sebesar Rp3,87 triliun. Capaian ini menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan anggaran yang berfokus pada percepatan belanja untuk mendukung pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja KPPN Ende.
Realisasi anggaran ini tersebar pada beberapa jenis belanja, di antaranya:
-
Belanja Pegawai
Realisasi Belanja Pegawai mencapai Rp251,21 miliar dari pagu sebesar Rp298,04 miliar atau 84,29%. Anggaran ini digunakan untuk mendukung pembayaran gaji, tunjangan, serta kebutuhan kepegawaian lainnya yang menjadi hak aparatur negara.
-
Belanja Barang
Realisasi Belanja Barang tercatat sebesar Rp295,05 miliar dari total pagu Rp426,23 miliar atau 69,22%. Anggaran ini dimanfaatkan untuk pengadaan barang dan jasa yang mendukung operasional pemerintah, pelayanan publik, dan program prioritas nasional di wilayah kerja KPPN Ende.
-
Belanja Modal
Realisasi Belanja Modal mencapai Rp161,38 miliar dari pagu Rp211,94 miliar atau 76,14%. Anggaran ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pengadaan alat dan aset yang mendukung peningkatan kualitas layanan serta pembangunan ekonomi di daerah.
-
Transfer ke Daerah
Realisasi Transfer ke Daerah mencapai Rp2,5 triliun dari total pagu Rp2,93 triliun atau 85,26%. Transfer ini terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Desa yang disalurkan untuk mendukung pembangunan dan pemerataan ekonomi di daerah.
Dengan sisa anggaran sebesar Rp661,18 miliar, KPPN Ende terus melakukan koordinasi dan pengawalan terhadap realisasi APBN agar dapat terserap optimal sesuai target yang telah ditetapkan. Upaya ini dilakukan melalui pendampingan satuan kerja (satker), percepatan proses administrasi anggaran, serta pemantauan realisasi belanja secara berkala.
Kepala KPPN Ende menyampaikan bahwa realisasi APBN ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami terus berkomitmen untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan APBN sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah kerja KPPN Ende,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah strategis yang telah dilaksanakan, KPPN Ende optimis dapat mencapai target penyerapan anggaran hingga akhir tahun 2024, serta mendorong efektivitas belanja negara untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo.