
Solidaritas dan keperdulian KPPN Makassar I di tengah masa pandemi dan bulan suci ramadhan 1422H diwujudkan dengan menggandeng 25 Komunitas Se-Kota Makassar yang tergabung dalam Pelangi Ramadhan Project 2021. Dana yang terkumpul dari donasi para pegawai KPPN Makassar I disalurkan pada kegiatan keperdulian tersebut yang dilaksanakan Rabu (28/4/2021) di Sunset Quay Ramadhan, Citraland City Losari Makassar.
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) I Makassar, Saor Silitonga dalam sambutannya berterimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada KPPN Makassar I untuk mendukung kegiatan Pelangi Ramadhan 2021. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud keperdulian KPPN Makassar I kepada masyarakat dengan tujuan meringankan beban individu dan atau kelompok masyarakat yang terkena dampak akibat pandemi Covid-19 dalam kerangka Perbendaharaan Perduli (Hari Bakti Perbendaharaan 2021). 
Beliau menyampaiakan harapan agar kegiatan Pelangi Ramadhan tidak saja sekedar di bulan Ramadhan saja. “Pelangi Ramadhan sudah membuat program yang dapat menyatukan berbagai elemen untuk berbagi dan peduli kepada anak yatim dan fakir miskin, saya berharap kegiatan kedepannya tidak hanya sekadar membuat program keagamaan, namun di kembangkan ke beberapa kegiatan semisal perekonomian atau kegiatan penunjang bersama UMKM,” ungkap Saor Silitonga di sela kegiatan Pelangi Ramadhan. Dalam kesempatan yang sama, beliau menyampaikan visi dan misi KPPN Makassar I selaku "penjaga" APBN dan "pengawal" kebijakan fiskal pemerintah. Sebagai bentuk sosialisasi gerakan anti korupsi, beliau mengajak para pengunjung untuk mendukung KPPN Makassar I dalam rangka kampanye dalam rangka mewujudkan gerakan anti korupsi dan birokrasi bersih dalam WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Pada akhir kegiatan, diserahkan berbagai hadiah dari lomba yang telah diselenggarakan sebelumnya antara lain lomba Tilawah Al-Quran, Dai Cilik dan lomba Adzan, serta ditutup dengan buka puasa bersama anak yatim yang hadir.
Diharapkan kedepannya konsep kolaborasi antara pihak pemerintah, industri kreatif, pengusaha dan UMKM, dan komunitas dapat dilakukan berkelanjutan sehingga dapat lebih banyak menjangkau anak yatim, fakir miskin dan kaum duafa.
Tim Publikasi dan Kehumasan KPPN Makassar I


