Mataram, 4 Februari 2026 bertempat di Aula Mandalika KPPN Mataram sekitar 200 orang yang terdiri dari para Kuasa Pengguna Anggaran/ Pejabat Perbendaharaan lingkup Satuan Kerja di lingkungan KPPN Mataram menghadiri kegiatan Treasury Awards, Sosialisasi Strategi Pelaksanaan Anggaran dan Stakeholders Day 2026 yang diselenggarakan oleh KPPN Mataram. Kegiatan ini merupakan upaya KPPN Mataram dalam meningkatkan koordinasi bersama para pejabat perbendaharaan Satker dalam rangka pelaksanaan anggaran yang optimal di wilayah bayar KPPN Mataram di tahun 2026. Selain itu, pada kesempatan ini KPPN Mataram memberikan apresiasi kepada beberapa Satker terpilih yang telah menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang Sangat Baik di tahun 2025 dalam tajuk "Treasury Awards".
Kepala KPPN Mataram, Bapak Choirul Anam dalam sambutan pertama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Ibu Kakanwil DJPb Propinsi NTB serta para hadirin yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan yang luar biasa untuk hadir secara langsung dan merupakan bukti nyata komitmen dalam memperkuat sinergi pengawalan APBN. Disampaikan di tahun 2025 dinamika pelaksanaan anggaran begitu luar biasa. Terkait Pagu dan Realisasi, di tahun 2025 telah mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pagu semula sebesar 7,38 Triliun (2024) menjadi 6,26 T (2025) atau berkurang sebesar 15,2%. Sementara untuk realisasi anggaran satker, di tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 3,3% dari tahun 2024. Berangkat dari kondisi ini, Pak Choi mengajak seluruh Satker untuk meningkatkan kinerja di di tahun 2026 agar lebih baik lagi. Dan ia mengingatkan juga untuk menghindari penumpukan belanja di akhir tahun (end-year spike). "Realisasi yang berkualitas adalah realisasi yang sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun." paparnya.
Pada kesempatan ini dibeberkan juga terkait Penyelesaian SPM, dimana data menunjukkan bahwa di tahun 2025 terjadi penurunan jumlah SPM sebesar 9,7% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah penolakan SPM telah mengalami penurunan sebesar 1,49% dari tahun 2024. Ini menunjukkan proses SPM satker sedikit membaik dibanding tahun sebelumnya. Namun untuk Retur SP2D terjadi lonjakan sebesar 42,47% di tahun 2025. Artinya, tingkat ketelitian satker dalam pencantuman nomor rekening masih perlu ditingkatkan, atau masih adanya penggunaan rekening yang sudah tidak aktif oleh satker. Atas kondisi ini, ditekankan pentingnya akurasi dalam memproses SPM.
"KPPN terus berkomitmen mempercepat layanan melalui digitalisasi, namun kami memohon kerja sama Bapak/Ibu untuk memastikan dokumen pendukung telah lengkap sebelum diajukan, guna meminimalisir retur atau penolakan." imbuhnya.
Kemudian Pak Choi menyampaikan terkait dengan nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) yang menurutnya bukan sekadar angka, melainkan cerminan tata kelola keuangan yang akuntabel. Fokus untuk tahun 2026 ini adalah pada tiga aspek utama: Kualitas Perencanaan, Kualitas Pelaksanaan, dan Kualitas Hasil. Diminta seluruh Satker memberikan perhatian khusus pada Deviasi Halaman III DIPA, percepatan penyelesaian tagihan dan capaian output.
Melangkah di Tahun Anggaran 2026, berikut adalah Langkah-Langkah Strategis yang perlu di tempuh oleh Satker dalam optimalisasi pelaksanaan anggaran:
- Akselerasi Pengadaan Barang/Jasa:Lakukan proses lelang lebih awal (Pra-DIPA) agar kontrak dapat ditandatangani segera setelah tahun anggaran dimulai.
- Disiplin Rencana Penarikan Dana (RPD):Pastikan jadwal kegiatan sinkron dengan Halaman III DIPA untuk menjaga likuiditas kas negara.
- Modernisasi Pembayaran:Tingkatkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dan Digipay untuk mendukung efisiensi dan transparansi.
Melalui momentum Treasury Award dan Stakeholders Day ini, Pak Choi juga mengajak semua yang hadir untuk menjaga integritas. Ia menyampaikan bahwa "Seluruh layanan di KPPN Mataram adalah Rp0,- alias tanpa biaya. Jika Bapak/Ibu menemukan indikasi pelanggaran, silakan sampaikan melalui Saluran Pengaduan Resmi Kemenkeu."
Setelah sambutan oleh Kepala KPPN Mataram, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ibu Ratih Hapsari Kusumawardani yang sekaligus membuka kegiatan hari ini.
Treasury Awards KPPN Mataram kali ini memberikan penghargaan kepada beberapa Satker yang terpilih dalam beberapa kategori yaitu:
Satuan Kerja dengan Nilai Indikator Kualitas Pelaksanaan Anggaran terbaik
Kategori Pagu Kecil
Terbaik III: Pengadilan Tata Usaha Negata Mataram
Terbaik II: Badan Narkotika Nasional Kota Mataram
Terbaik I: Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat
Kategori Pagu Sedang
Terbaik III: Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat
Terbaik II: Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda NTB
Terbaik I: Inspektorat Pengawasan Daerah Polda NTB
Kategori Pagu Besar
Terbaik III: Polres Lombok Barat
Terbaik II: Polres Lombok Tengah
Terbaik I: Polres Kota Mataram
Satuan Kerja dengan capaian kinerja Most Improved, yaitu Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Mataram
Dilanjutkan dengan Satuan Kerja dengan Implementasi Digitalisasi Pembayaran Terbaik:
Kategori Transaksi KKP Tertinggi:
Terbaik III: Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Terbaik II: Politeknik Pariwisata Lombok
Terbaik I: Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Kategori Transaksi CMS Tertinggi:
Terbaik III: TVRI Stasiun Nusa Tenggara Barat
Terbaik II: Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat
Terbaik I: Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah
Kategori Transaksi Digipay Satu Tertinggi:
Terbaik III: Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat
Terbaik II: Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram
Terbaik I: Polres Kota Mataram
Terakhir, kepada Pemda dengan kinerja penyaluran transfer ke daerah terbaik:
Terbaik III: Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat
Terbaik II: Pemerintah Kota Mataram
Terbaik I: Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara
Setelah pemberian penghargaan dilanjutkan dengan penyampaian MANDALIKA bulan Januari 2026 oleh Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal, Bapak Dandung Wuryanto yang dikesempatan ini menyampaikan beberapa hal terkait Nilai IKPA Satuan Kerja Mitra KPPN Mataram s.d. Bulan Januari 2026, jumlah retur SP2D Bulan Januari 2026, hasil implementasi Digital Payment dan Marketplace Bulan Januari 2026, dan jumlah Layanan Konsultasi Stakeholder Bulan Januari 2026 yang mencapai 2067 total layanan, yang terdiri dari 582 Layanan Tatap Muka (offline), 1046 layanan tiket HAI CSO KPPN MATARAM dan 439 layanan konsultasi via MS Teams (online).
Sebagai penutup kegiatan disampaikan sosialisasi mengenai mekanisme Revisi Anggaran yang dibawakan oleh Bapak Alif, Kepala Seksi PPA I Kanwil DJPb Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Refreshment IKPA yang dibawakan oleh Bapak Try Ainun Rafik, PTPN Mahir KPPN Mataram.






