Mojokerto, 20 September 2018, KPPN Mojokerto melaksanakan Forum Grub Disscusion mengenai Evaluasi Retur yang dihadiri oleh Satker dan Bank lingkup KPPN Mojokerto.
KPPN MOJOKERTO
Jl. Gajahmada No. 147 Kota Mojokerto
Mojokerto, 20 September 2018, KPPN Mojokerto melaksanakan Forum Grub Disscusion mengenai Evaluasi Retur yang dihadiri oleh Satker dan Bank lingkup KPPN Mojokerto.
Capacity Building kali ini KPPN Mojokerto mengambil tema Satukan Langkah Tingkatkan Semangat dan Kerja Nyata.
Mojokerto, 7 Agustus 2018. KPPN Mojokerto melaksanakan pelatihan untuk seluruh pejabat dan pegawai tentang Service Excellent. Kali ini KPPN Mojokerto bekerja sama dengan mendatangkan narasumber dari Bank Mandiri Cabang Mojokerto. Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan pembukaan oleh Plh. Kepala KPPN Mojokerto, Bapak Gatot W. Dalam kesempatan tersebut, Plh. Kepala KPPN menuturkan tujuan dilaksanakannya Service Excellence secara rutin adalah bahwa KPPN sebagai salah satu kantor pelayanan dibawah Kementerian Keuangan dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima.
Service Excellence juga disebutkan dalam Keputusan Dirjen Perbendaharaan No. KEP-222/PB/2012 yang menyatakan bahwa salah satu ruang lingkup dalam Standar Pelayanan Minimum adalah sikap petugas dalam melayani mulai dari awal pelayanan, pada waktu melayani dan mengakhiri pelayanan. Di samping itu dalam Peraturan Dirjen Perbendaharaan No. PER-30/PB/2012 tentang Tata Kelola Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Percontohan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan disebutkan perlu dilaksanakannya program pengembangan pegawai salah satunya melalui kegiatan service excellence. Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPPN juga menyampaikan bahwa hubungan harmonis yang sudah dibina antara petugas Front Office dengan satuan kerja seharusnya tetap dilakukan berdasarkan profesionalisme dan tidak dinodai, dengan tetap menjaga integritas dan bekerja sesuai ketentuan.
Berikutnya acara dilanjutkan dengan kata pengantar dari Bapak Deny, Kepala Bank Mandiri Cabang Mojokerto, yang menyatakan bahwa sebenarnya kegiatan ini lebih tepat kalau dikatakan sebagai media sharing ilmu dari Bank Mandiri. Bank Mandiri sendiri saat ini mengalami perubahan penilaian dalam hal pelayanan, yang semula lebih fokus ke pelayanan yang diberikan oleh staf Bank Mandiri, namun saat ini lebih ditekankan pada customer satisfaction, dimana ketika pelanggan puas mendapatkan layanan di Bank Mandiri akan menyampaikan rasa puasnya tersebut ke pihak lain.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bank Mandiri yang banyak menjelaskan tata cara menerima tamu yang baik dengan menggunakan pelayanan terbaik. Tak lupa narasumber memperagakan cara pelayanan petugas customer service officer dan petugas Front Office pada waktu menghadapi pelanggan. Tiga hal yang selalu dilakukan pada awal pelayanan, adalah 3S, Senyum, Salam, Sapa. Beliau juga mempergakan manner yang tepat pada waktu menghadapi pelanggan dan kondisi lingkungan kerja yang seharusnya bagi front liner.
Setelah itu acara di lanjutkan dengan tanya jawab para pegawai yang menanyakan segala permasalahan yang di hadapi di Front Office.
Penutup di akhir acara di tutup oleh Plh. KPPN Mojokerto dengan harapan apa yang sudah disampaikan oleh narasumber dapat di terapkan di kantor, demi pelayanan prima yang lebih baik lagi.
Dalam rangka peringatan HUT RI ke-73 KPPN Mojokerto melaksanakan upacara bendera di Halaman KPPN Mojokerto. Upacara tersebut dilaksanakan rutin setiap peringatan hari kemerdekaan RI. Dalam acara tersebut Kepala KPPN Mojokerto bertindak sebagai Pembina Upacara.Namun, ada yang berbeda dengan upacara kali ini, setelah upacara selesai, pasukan tidak langsung bubar barisan karena ada pembagian Hadiah Lomba 17-an.
KPPN Mojokerto melaksanakan kegiatan Focus Grub Discussion mengenai Langkah Strategis Peningkatan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Gajah Mada KPPN Mojokerto pada tanggal 16 dan 21 Agustus 2018. Kegiatan diikuti oleh perwakilan 2 pegawai Satker Lingkup KPPN Mojokerto. Acara dimulai pada pukul 09.00 s.d. 13.00.
Acara dibuka oleh Kepala KPPN Mojokerto dengan memberikan sambutan untuk para peserta. Dalam sambutan tersebut beliau menyampaikan beberapa hal mengenai IKPA.
indikator-indikator yang dapat mengukur kualitas pelaksanaan anggaran. Indikator tersebut merupakan penjabaran dari 4 aspek yaitu :
Pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran ini dikembangkan juga untuk mengubah paradigma bahwa tingkat penyerapan anggaran merupakan satu-satunya indikator penentu keberhasilan pelaksanaan anggaran.
Untuk mendukung pelaksanaan pengukuran kualitas pelaksanaan anggaran, para satker telah di fasilitasi dalam aplikasi OM SPAN telah diluncurkan tanggal 16 Mei 2018.
Melalui menu monev yang ada di OM SPAN tersebut, dapat memantau secara periodik bagaimana kinerja pelaksanaan di satker masing-masing.
Terdapat 12 indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja pelaksanaan anggaran, yaitu:
Dari 12 indikator tersebut yang mempunyai bobot terbesar adalah Indikator Penyelesaian Tagihan dan Realisasi Penyerapan anggaran dengan bobot masing-masing sebesar 20%, sedangkan indikator yang lain mempunyai bobot 5 atau 10%.
Menurut ketentuan penyelesaian tagihan paling lambat 17 hari sejak berita acara serah terima. Sedangkan target realisasi penyerapan anggaran seperti yang telah kami sampaikan di awal tahun adalah 15% di triwulan I, 40% sampai dengan triwulan II, sampai triwulan III sebesar 60% dan pada akhir tahun anggaran realisasi mencapai 90%. Sampai saat ini realisasi anggaran Satker lingkup KPPN Mojokerto menjapai 975 miliar atau 58,55% dari pagu sebesar 1,67 triliun.
Dengan diselenggarakan acara tersebut diharapkan para satker dapat segera menentukan langkah konkret yang dapat dilaksanakan khususnya untuk satker-satker yang nilainya masih rendah sehingga triwulan III ini seluruh satker lingkup KPPN Mojokerto minimal mendapatkan nilai IKPA sebesar 90.
Acara dilanjutkan dengan penjabaran oleh narasumber yang dibawakan oleh Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal.
KPPN Mojokerto telah melaksanakan kegiatan Stakeholder Day, Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan level para pemangku kepentingan menjadi stakeholder yang mandiri dan cerdas. Acara ini merupakan salah satu media konsolidasi dan sosialisasi terkaitupdate/refreshment informasi layanan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, serta informasi terkini lainnya.
Kegiatan tersebut di pandu oleh Ibu Wakhidah Zuhriyah. Dengan menyampaikan beberapa permainan yang menguji konsentrasi para Stakeholder dan materi mengenai info terbaru dari KPPN Mojokerto. Tak lupa sebelum acara dimulai Kepala Kantor berfoto dengan Satker.
Acara dilaksanakan dengan sangat meriah dan semua Stakeholder mengikuti rangkaian acara dengan baik.
Semaraknya peringatan 17 Agustus tidak akan bernilai jika tidak mampu dimaknai dan diisi dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat setiap harinya, khususnya oleh generasi muda Indonesia. Itu semua dilakukan dalam rangka mempertahankan dan melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan yang ingin menjadikan bangsa Indonesia ini menjadi negara yang maju dan bermartabat di mata dunia. Acara HUT RI selalu dimeriahkan dengan lomba, baik lomba tradisional maupun modern. Di KPPN Mojokerto kami mengadakan banyak lomba yang bisa diikuti semua pegawai. Lomba tersebut memperebutkan juara 1,2 dan 3 pula. Lomba-lomba tersebut antara lain Balap Bakiak, Piramida Air, Pindah bola menggunakan tali, Voly Balon Air dan Menara Bocor.
Keseruan perlombaan dituangkan kedalam gambar dibawah ini