Hari Bakti Perbendaharaan digelar setiap tahun di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) pada tanggal 14 Januari. Momen ini mengacu pada hari lahirnya Undang-Undang No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Tema yang dipilih pada Hari Bakti Perbendaharaan 2019 adalah “Tingkatkan Sinergi untuk Kemakmuran Negeri”. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Surabaya I (KPPN Surabaya I) membuka Hari Bakti Perbendaharaan dengan dua agenda acara, yaitu refleksi (tasyakuran) serta "Perbendaharaan Peduli dan Berbagi".

Acara pertama yang diadakan KPPN Surabaya I di Hari Bakti Perbendaharaan 2019 adalah refleksi (tasyakuran). Kegiatan ini dihelat hari Rabu, 23 Januari 2019 di Aula Majapahit Gedung Keuangan Negara Surabaya I (GKN Surabaya I). Refleksi (tasyakuran) dihadiri semua pegawai KPPN Surabaya I dan satuan kerja (satker) terpilih yang meraih penghargaan sebagai satker terbaik Tahun Anggaran 2018 (TA 2018).
Hari istimewa DJPb ini diisi dengan serangkaian kegiatan, yaitu :
1) Pemutaran video "Kilas Balik Kegiatan Hari Bakti Perbendaharaan", video sambutan Menteri Keuangan (Menkeu), dan video sambutan Direktur Jenderal Perbendaharaan (Dirjen Perbendaharaan)
Tiga video yang ditayangkan merupakan upaya menumbuhkan rasa syukur pada para pegawai di lingkup DJPb. Video kegiatan Hari Bakti Perbendaharaan menayangkan tema dan kegiatan yang digelar DJPb dari tahun ke tahun. Video kedua berisi sambutan Menkeu yang memuat ucapan selamat atas segala prestasi dan pencapaian yang diraih DJPb. Ibu Sri Mulyani menghimbau agar DJPb mampu melaksanakan pengelolaan keuangan negara dengan tata kelola yang lebih baik dan andal. Sementara itu, Bapak Marwanto Harjowiryono (Dirjen Perbendaharaan) dalam tayangan video ketiga meminta seluruh insan perbendaharaan meningkatkan sinergi untuk kemakmuran negeri sebagai wujud rasa syukur atas segala pencapaian. Salah satu prestasi yang diraih DJPb adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2017. Sebuah contoh bentuk sinergi yang dilakukan DJPb adalah penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa bermitra dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Sebagai penutup, segenap insan perbendaharaan dihimbau membangun sinergi sebagai kontribusi nyata bagi negeri.
2) Focus Group Discussion dengan tema “Sinergi DJPb untuk Kemakmuran Negeri”
Focus Group Discussion (FGD) di hari spesial DJPb menghadirkan Ibu Anis dari Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah Kabupaten Gresik. Sebagai narasumber dari KPPN Surabaya I adalah Ibu Faradiba Arbi, Kepala KPPN Surabaya I. FGD dipandu Ibu Indra Karunia Dewanti, Kepala Seksi Bank. Dalam bincang santai tersebut dibahas peran masing-masing instansi serta sinergi yang dilakukan dalam penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa selama TA 2018.
3) Penyerahan plakat penghargaan kepada satker terbaik 2018
Apresiasi (penghargaan) dari KPPN Surabaya I diberikan kepada satker-satker yang memiliki kinerja terbaik selama TA 2018. Kriteria pemberian penghargaan pada satker adalah Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang terdiri dari 12 indikator.
Penghargaan satker terbaik TA 2018 dibagi menjadi 2 kriteria, sebagai berikut :
- satker dengan pagu dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar > 100 M (kategori I);
- satker dengan pagu dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar < 100 M (kategori II).
Pemberian penghargaan (apresiasi) kepada satker-satker berkinerja terbaik diharapkan mampu memotivasi semua satker di lingkup KPPN Surabaya I untuk berprestasi dan meningkatkan kinerjanya.
4) Doa syukur dan pemberian apresiasi kepada pegawai perintis KPPN Surabaya I
Penutup kegiatan pertama adalah doa sebagai ungkapan rasa syukur atas segala capaian yang telah diraih DJPb dan KPPN Surabaya I selama TA 2018. Usai pembacaan doa dilakukan pemotongan tumpeng secara simbolis dan dibagikan kepada satker terpilih. Hal istimewa di Hari Bakti Perbendaharaan 2019 adalah pemberian apresiasi kepada 11 pegawai perintis KPPN Surabaya I. Para pegawai perintis telah bekerja sejak tahun 2009 (awal pembukaan KPPN Percontohan Surabaya I) s.d tahun 2019 di KPPN Surabaya I.
Acara kedua KPPN Surabaya I di Hari Bakti Perbendaharaan 2019 bertema "Perbendaharaan Peduli dan Berbagi". Hari Jumat, 25 Januari 2019 agenda peduli dan berbagi direalisasikan dalam serangkaian kegiatan berikut :
1) Senam pagi dan kerja bakti
Senam pagi tiap Jumat merupakan kegiatan rutin yang diadakan di lingkungan GKN Surabaya I. Namun, senam pagi di Hari Bakti Perbendaharaan 2019 terasa berbeda. Usai senam pagi, para pegawai KPPN Surabaya I melakukan kerja bakti di halaman GKN Surabaya I sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan kerja.
Lingkungan kerja yang bersih mampu mendukung para pegawai bekerja dengan nyaman. Di samping itu, rasa kebersamaan dapat tumbuh melalui momen olah raga dan kerja bakti. Para pegawai KPPN Surabaya I bisa memupuk rasa keakraban dan kebersamaan yang mampu menciptakan keharmonisan kerja.
2) Berbagi nasi bungkus di hari Jumat barokah
Hari Jumat merupakan hari yang penuh kebaikan. Hal ini biasa ditandai dengan pemberian sedekah di hari Jumat. Oleh karena itu, pada Hari Bakti Perbendaharaan 2019 KPPN Surabaya I berbagi nasi bungkus di lingkungan GKN Surabaya I. Nasi bungkus dibagikan kepada para pekerja kebersihan (cleaning service), petugas penjaga keamanan (satpam), tukang becak, sopir angkutan, dan mereka yang melintas di depan GKN Surabaya I.
3) Kunjungan ke Panti Asuhan Yatim
Sebagai kelanjutan program peduli dan berbagi, Jumat sore, 25-01-2019 Ibu Faradiba Arbi dan beberapa pegawai KPPN Surabaya I berkunjung ke panti asuhan yatim. Panti Asuhan yang dipilih adalah Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Tambaksari, Surabaya. Tujuan kunjungan adalah memberikan santunan untuk anak-anak yatim di panti asuhan tersebut.
Demikianlah dua episode kegiatan telah disajikan KPPN Surabaya I dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Perbendaharaan 2019. Kegiatan-kegiatan yang diadakan diarahkan untuk meningkatkan peran KPPN Surabaya I sebagai pengelola keuangan negara. KPPN Surabaya I berupaya membangun sinergi dengan satker-satker di wilayah kerjanya. KPPN Surabaya I juga berusaha menunjukkan kepedulian kepada lingkungan sekitarnya. Dengan demikian tugas sebagai penjaga dan pengawal keuangan negara tetap terjaga. Namun, sisi manusiawi berupa kepedulian kepada lingkungan turut dibina. Peringatan Hari Bakti Perbendaharaan yang bertujuan mewujudkan "Sinergi untuk Kemakmuran Negeri" diharapkan bisa tercipta.
|
Kontributor naskah |
: |
Sri Juli Astuti |
|
Kontributor foto |
: |
Supriyanto |


