Liputan Bimtek Service Excellent KPPN Surabaya I

KPPN Surabaya I yang merupakan instansi vertikal Ditjen Perbendaharaan harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Kemenkeu, Kebijakan Mutu KPPN Surabaya I yaitu SERASI (Sistematis, Efektif, Responsif, Akuntabel, Solutif, dan Inovatif), kode etik pegawai, program budaya, disiplin pegawai, hak dan kewajiban guna mengoptimalkan intelektual, sifat kritis, dan etika integritas agar ke depannya bisa menghasilkan sosok-sosok pengawal APBN yang mumpuni untuk membangun luasnya negeri. Kompetensi tersebut harus dimiliki demi tercapainya visi Ditjen Perbendaharaan “Menjadi pengelola perbendaharaan negara yang unggul di tingkat dunia”.
Bukan pekerjaan yang mudah seperti membalik telapak tangan untuk merubah mindset. Perubahan membutuhkan kesungguhan, komitmen, dan konsistensi. Perubahan ke arah yang lebih baik adalah suatu keniscayaan. Seiring dengan bergaungnya teknologi informasi, mutu layanan menjadi hal yang urgen selain kompetensi dan kapabilitas. Paradigma “KPPN adalah instansi pemerintah yang berorientasi non-profit sehingga seperti apapun pelayanan KPPN, satker pasti akan datang juga” harus ditinggalkan. Paradigma lama tersebut harus diganti dengan paradigma baru di mana KPPN merupakan instansi yang berorientasi kepada kepuasan pelayanan.
KPPN Surabaya I berusaha maksimal untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanannya untuk mewujudkan visi Ditjen Perbendaharaan. Kualitas pelayanan memiliki peran strategis yang sangat penting bagi keberhasilan pelayanan kepada stakeholders. Pada era serba canggih ini, ekspektasi mitra kerja terhadap layanan KPPN semakin tinggi. Oleh sebab itu, maka peningkatan kemampuan untuk memberikan pelayanan prima/service excellent dan public speaking perlu dilakukan melalui bimtek secara berkala. Bimtek ini diharapkan akan menambah wawasan pengetahuan pegawai serta meningkatkan mutu layanan kepada stakeholders.
Bimtek diadakan pada hari Rabu tanggal 22 Januari 2025 di Aula KPPN Surabaya I, bekerja sama dengan Kanwil BRI Surabaya dan BRI Cabang Kusuma Bangsa Surabaya, dengan narasumber antara lain ‘Rizki Fitriani’ Department Head BRI Surabaya dan ‘Anita’ SPV Layanan Operasional.
Beberapa hal yang diperlukan untuk mengembangkan Service Excellent dan public speaking antara lain kemampuan/pengetahuan dan kecepatan melayani, kemudian penampilan dengan cara berpakaian, kondisi meja kerja, dan yang tak kalah penting adalah sikap perilaku.

Komunikasi dengan mitra kerja baik secara verbal maupun non verbal harus hangat dan ramah. Senyum dari hati yang tulus akan memberi kesan sentuhan mendalam. Kontak mata, pengungkapan maaf, dan penawaran bantuan harus selalu disuguhkan. Selain itu, standar pelayanan yang diberikan dalam menerima tamu dengan mengucapkan salam “Assalamu’alaikum atau Selamat Pagi/Siang/Sore”, “ada yang bisa dibantu”, menyampaikan ucapan “terima kasih” dan “senang bisa melayani Bapak/Ibu”, hingga penawaran “ada lagi yang bisa dibantu”.
Sebagai abdi negara berkewajiban untuk terus berlatih dan berupaya dalam memberikan layanan terbaik kepada mitra kerja. Ke depan pelayanan diharapkan akan semakin baik berorientasi kepada kepuasan pemangku kepentingan. Bekerja adalah ibadah, oleh karena itu lakukanlah dengan tulus dan ikhlas. KPPN Surabaya I berkomitmen sungguh-sungguh untuk mengaplikasikan pelayanan yang excellent dalam tugas sehari-hari. Mulailah aktivitas dengan niat yang ikhlas, senyum, sapa, dan salam kemudian menawarkan bantuan yang menghiasi hari-harinya sebagai sarana ibadah dan bakti kepada negeri.
Kontributor: Warnoto KPPN Surabaya I


