- Berita
- Dilihat: 512
Penyaluran Pembiayaan UMi di BOSOWA Mencapai Rp16,22 M
per Agustus 2022
Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dengan jargon DJPb HAnDAL yang mempunyai makna Harmonis, Amanah, Digital, Akuntabel, dan Loyal mempunyai instansi vertikal yang tersebar dari Aceh sampai Papua, termasuk di Kabupaten Bone yaitu KPPN Watampone. Sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara (BUN) di daerah, tugas KPPN Watampone tidak hanya menyalurkan belanja pemerintah baik kepada satuan kerja Kementerian / Lembaga dan kepada pemerintah daerah berupa DAK Fisik serta Dana Desa, namun juga mempunyai special mission antara lain berperan dalam proses penyaluran pembiayaan kredit ultra mikro (UMi).
Berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program Ultra Mikro (SIKP UMi), sampai dengan bulan Agustus 2022 telah tersalurkan pembiayaan UMi di Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo sebesar Rp16,22 miliar yang terbagi kepada 4.101 debitur.
Urutan pertama penyaluran pembiayaan UMi di Bosowo yaitu Kabupaten Bone dengan nilai penyaluran pembiayaan UMi sampai dengan bulan Agustus tahun 2022 sebesar Rp8,38 miliar atau 51,16% yang terbagi kepada 2.202 debitur. Selanjutnya adalah Kabupaten Wajo yang telah menyalurkan pembiayaan UMi sebanyak Rp5,36 miliar atau denga porsi 33,06% untuk 1.320 debitur dan Kabupaten Soppeng sebanyak Rp2,48 miliar untuk 579 debitur.
Dari sisi penyalur pembiayaan UMi di BOSOWA Tahun 2022, Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan yang terbesar, yaitu sebesar Rp9,53 miliar atau 58,77% untuk 2.355 debitur, disusul Pegadaian sebesar Rp5,14 miliar atau 31,68% untuk 1.344 debitur dan Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) sebesar Rp.1,51 miliar atau 9.31% untuk 397 debitur, sisanya terdistribusi di beberapa penyalur/pegadaian lainnya.
Dengan adanya pembiayaan UMi yang tersalur di BOSOWA pada saat ini, diharapkan dapat semakin banyak pelaku usaha mikro yang bangkit dan mendorong masyarakat yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha, untuk dapat memanfaatkan fasilitas dari pemerintah tersebut.
Realisasi KUR Kab. Bone Mencapai Rp1,04 T per 31 Agustus 2022
Pemerintah terus mendorong realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di tengan pemulihan ekonomi nasional. Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto mengungkapkan bahwa realisasi KUR di Kab. Bone per 31 Agustus 2022 mencapai Rp1,04 triliun yang disalurkan kepada 22.008 debitur atau 9,38% dari total realisasi Rp11,16 triliun di Provinsi Sulawesi Selatan.
Bersarkan jenis penggunaannya, jenis KUR mikro disalurkan sebesar Rp825,88 miliar atau 79% dari total penyaluran KUR kepada 20.156 debitur. Untuk KUR kecil disalurkan sebesar Rp204,93 miliar atau 20% untuk 773 debitur, sedangkan KUR super mikro disalurkan sebesar Rp9,45 miliar atau 1% untuk 989 debitur.
Berdasarkan kategori lembaga penyalur, masih didominasi oleh Bank Himbara (Himpunan Bank Negara) yaitu peringkat pertama oleh Bank BRI yang merupakan penyalur terbesar yaitu mencapai nilai Rp904,42 miliar atau 86,39% dari total penyaluran KUR kepada 21.079 debitur. Disusul Bank Mandiri dengan penyaluran sebesar Rp64,40 miliar atau 6,15% terdistribusi untuk 431 debitur. Selanjutnya Bank BNI dengan nilai penyaluran sebesar Rp60,40 miliar atau 5,75% untuk 218 debitur. Bank Syariah Indonesia juga berkontribusi dengan menyalurkan sebesar kredit sebesar Rp9,10 miliar atau 0,87% ditujukan untuk 104 debitur. Berikutnya adalah Bank Pembangunan Daerah yang menyalurkan sebesar Rp1,55 miliar atau 0,15% untuk 29 debitur, serta Pegadaian Syariah dengan nilai sebesar Rp560 juta atau 0,05% untuk 57 debitur.
Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan masih merupakan sektor KUR terbesar sampai dengan bulan agustus 2022, yaitu sebesar Rp681,67 miliar atau 65,12% untuk 16.246 debitur, Selanjutnya disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan nilai sebesar Rp248,74 miliar atau 23,76% untuk 3.676 dibutur, sektor Industri Pengolahan sebesar Rp35,515 miliar atau 3.39% untuk 469 debitur, dan sektor perikanan sebesar Rp35,45 miliar atau 3,39% untuk 804 debitur, sisanya terdistribusi di berbagai sektor ekonomi lainnya yang perlu mendapat perhatian dan terus dikembangkan.
Dengan penyampaian informasi secara rutin oleh KPPN Watampone, diharapkan semakin dapat mensosialisakan program pemerintah dan perbankan dalam menumbuhkan pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Bone.

KPPN Watampone
Jl. K.H. Agus Salim No.7, Macege, Tanete Riattang Barat, Watampone, Sulawesi Selatan 92732
Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402