Menjaga kesehatan mental kini menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan kinerja di lingkungan kerja. KPPN Watampone menunjukkan langkah nyata dengan menggelar Rapat Internal Evaluasi Pengelolaan SDM, Organisasi, Keuangan, Aset, dan Rumah Tangga yang digelar daring melalui Microsoft Teams, Senin (5/5/2025) mulai pukul 16.00 – 17.00 WITA.

Mengusung tema “Best Practice to Manage Your Stress”, seluruh pegawai tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto, membuka rapat dengan menekankan pentingnya kompetensi individu yang dibarengi kesadaran akan manajemen stres.
“Keseimbangan mental dan kemampuan mengelola stres sangat berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitas. Kita harus terus tumbuh secara kompeten sekaligus sehat secara emosional,” ujar Djoko.
Materi inti disampaikan Kepala Subbagian Umum, Benny Eko Supriyanto, yang membahas konsep stres mulai dari definisi, jenis-jenis stres, hingga strategi pengelolaannya. Benny memaparkan bahwa stres merupakan respons alami tubuh terhadap tekanan dan perubahan yang bisa memengaruhi kondisi fisik, kognitif, maupun perilaku.
Ia juga menjelaskan peran penting otak — termasuk hipotalamus, hipokampus, dan prefrontal cortex — dalam merespons stres, serta membedakan eustress (stres positif) dan distress (stres negatif). Filosofi stoisisme, khususnya konsep lingkaran kendali, diperkenalkan sebagai pendekatan praktis: fokus hanya pada hal-hal yang dapat dikendalikan, seperti sikap dan respons pribadi.
Selain itu, peserta diajak mengenali emosi, melakukan reframing terhadap tantangan, dan menjaga jarak sementara dari pemicu stres agar dapat mengambil sikap yang lebih bijak.
Menutup kegiatan, Djoko kembali mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan pengelolaan stres sebagai bagian dari budaya kerja di KPPN Watampone.
“Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip well-being, kita bisa mewujudkan tempat kerja yang lebih sehat, harmonis, dan bermakna,” tegasnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen KPPN Watampone dalam menciptakan lingkungan kerja yang tak hanya produktif, tetapi juga ramah terhadap kesehatan mental pegawai.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




