Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone menggelar weekly meeting pada Rabu (11/2/2026) untuk mematangkan strategi kinerja 2026 sekaligus memperkuat budaya tolak gratifikasi di lingkungan kerja. Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi arah kerja, evaluasi tantangan, serta penguatan komitmen integritas aparatur.

Rapat yang berlangsung di ruang Kepala KPPN Watampone tersebut dipimpin Kepala KPPN Rachmadi Wahyu Priyo Saptata dan dihadiri pejabat pengawas serta pejabat fungsional. Dalam pengantarnya, Rachmadi menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi agar target kinerja tahun 2026 dapat dicapai secara terukur dan berkelanjutan.
“Forum ini menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah, membaca tantangan sejak dini, dan merumuskan strategi yang lebih efektif. Inovasi harus hadir dalam setiap layanan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Pada sesi awal, masing-masing kepala subbagian dan kepala seksi memaparkan perkembangan kinerja, kendala operasional, serta rencana tindak lanjut jangka pendek. Diskusi berlangsung terbuka dengan penekanan pada peningkatan akurasi, kecepatan layanan, dan kualitas output kepada satuan kerja mitra. Sejumlah solusi operasional disepakati untuk memperkuat ketepatan waktu layanan dan konsistensi mutu pelayanan.
Agenda berikutnya diarahkan pada penetapan serta pengembangan inovasi tahun 2026. Pimpinan mendorong pegawai untuk merancang terobosan yang berdampak pada efisiensi proses kerja, penguatan akuntabilitas, dan kemudahan layanan. Sejumlah gagasan awal muncul dan akan diperdalam melalui forum khusus tim inovasi.
Penguatan kepatuhan internal menjadi penutup agenda rapat melalui materi “Membangun Budaya Tolak Gratifikasi di Lingkungan Kerja”. Materi ini menegaskan bahwa pencegahan paling efektif bertumpu pada pembentukan budaya organisasi yang berintegritas. Seluruh pegawai diingatkan untuk menerapkan prinsip kehati-hatian serta melaporkan setiap indikasi gratifikasi melalui kanal resmi yang tersedia.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil pembahasan, mempercepat implementasi strategi 2026, dan memperkuat benteng integritas di setiap proses kerja. Kegiatan ini diharapkan mendorong kinerja yang lebih adaptif, inovatif, dan akuntabel di KPPN Watampone.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




