Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone menggelar Kajian Keagamaan Periode Triwulan I Tahun 2026 pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 di Mushola KPPN Watampone. Kegiatan bertema Tarhib Ramadhan 1447 H ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan spiritual sekaligus budaya kerja pegawai menjelang bulan suci.

Kepala KPPN Watampone, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata, mengatakan bahwa penguatan dimensi spiritual memiliki peran penting dalam membentuk aparatur yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurut dia, nilai-nilai keagamaan tidak berdiri sendiri, tetapi relevan dengan tuntutan profesionalisme dan etika kerja di lingkungan Kementerian Keuangan.
“Momentum menyambut Ramadhan ini penting untuk menata kembali niat, etika, dan komitmen pelayanan. Integritas tidak lahir tiba-tiba, tetapi dibangun dari kesadaran spiritual yang terus dirawat,” ujar Rachmadi.
Kajian tersebut menghadirkan Ustadz Syahrir sebagai narasumber. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya persiapan menyeluruh menyambut Ramadhan, mulai dari kesiapan ibadah, pengendalian diri, hingga penguatan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Ramadhan seperti kejujuran, disiplin, keikhlasan, dan kepedulian sosial, menurut dia, memiliki relevansi langsung dengan etos kerja aparatur negara.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas ibadah di bulan Ramadhan seharusnya berdampak pada kualitas kinerja. “Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih kejujuran, ketepatan waktu, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh pejabat pengawas, pejabat fungsional, pelaksana, PPNPN KPPN Watampone, serta keluarga pegawai yang berkesempatan hadir. Suasana kajian berlangsung tertib dan khidmat, kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan akan keberkahan Ramadhan.
Melalui kajian keagamaan ini, KPPN Watampone berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh tidak berhenti pada ruang ibadah, tetapi terimplementasi dalam perilaku kerja sehari-hari. Penguatan karakter pegawai diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan publik sekaligus menjaga komitmen satuan kerja dalam mempertahankan predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM).
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




