![]() |
|
| KPPN Yogyakarta sebagai salah satu instansi vertikal dari DJPb mempunyai Visi dan Misi untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam rangka mencapai Visi dan Misi yang kemudian diterjemahkan lebih detil dalam destination statement (road map), suatu organisasi harus mampu memformulasikan strategi organisasi. Strategi organisasi disusun berdasarkan analisis lingkungan eksternal dan internal. Salah satu alat/tools yang dapat digunakan ialah Analisa STEP, SWOT, dan Matriks TOWS. | |
![]() |
![]() |
| Melalui Analisa STEP organisasi mampu mengidentifikasi isu eksternal yang mempengaruhi kinerja organisasi atau bahkan keberlangsungan organisasi. Isu tersebut dapat berasal dari faktor politik/hukum, teknologi, lingkungan atau ekonomi, dan sosial budaya. Analisa SWOT merupakan suatu teknik untuk mengevaluasi kinerja, persaingan yang dihadapi, risiko serta peluang dari suatu organisasi maupun bagian dari organisasi tersebut, seperti bagian atau devisi. Menggunakan data internal dan eksternal, analisa SWOT dapat menjadi acuan bagaimana suatu organisasi memformulasikan strateginya agar lebih sukses dan menghindari kegagalan. Matriks TOWS adalah metode dalam perumusan strategi organisasi yang secara komprehensif dan sistematis menganalisa faktor eksternal dan internal untuk mengevaluasi posisi competitiveness saat ini dan peluang di masa depan. Analisa TOWS sangat berkaitan erat dengan SWOT, dengan pilihan kombinasi strengths, weaknesses, opportunities dan threats organisasi. | |
![]() |
![]() |
| Berdasarkan hasil Analisa TOWS dan melihat kondisi yang terjadi pada saat ini, dapat disimpulkan bahwa KPPN Yogyakarta akan mengoptimalkan strategi Maxi-Maxi dan ditetapkan prioritas strategi organisasi, sebagai berikut | |
![]() |
|








