Jakarta, 5 Desember 2025 - Kepala Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta, M. Syaibani menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (HLM TPID-TP2DD) pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan sinergi Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, dan Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta dengan stakeholder
lainnya untuk mengendalikan inflasi dan menjaga ketahanan pangan di Jakarta menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.
Pada kesempatan ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan tiga hal penting yang harus dijaga, yakni momentum pengendalian inflasi, ketersediaan pasokan pangan dan mendorong digitalisasi transaksi di mastarakat yg makin ekspansif.
Pengendalian inflasi salah satunya bisa dilakukan melalui optimalisasi digitalisasi. Meskipun digitalisasi di Jakarta dinilainya sudah lebih baik dari provinsi lain, namun Pramono menyebut perlunya melakukan optimalisasi digitalisasi karena memiliki peran penting dalam mengendalikan inflasi.
Optimalisasi digitalisasi salah satunya dilakukan dengan melanjutkan perlombaan digitalisasi yang sebelumnya telah dilakukan di pasar-pasar. Langkah ini berhasil meningkatkan 47% pengguna digital di pasar. Karena itu, perlombaan digitalisasi juga akan diperluas ke mall dan pertokoan menjelang Nataru.
Dilansir dari Berita Jakarta, Gubernur juga menyoroti perlunya peningkatan indeks masyarakat digital di Jakarta, yang saat ini berada di angka 56,97 persen. Ia menegaskan, benchmark digitalisasi Jakarta harus setara dengan kota-kota global seperti Tokyo, Beijing, New York, dan Berlin.
Pramono menilai, digitalisasi seharusnya sudah bisa diterapkan di seluruh lapisan masyarakat Jakarta. Selain itu, ia juga meminta BUMD dan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan pasokan dan mengendalikan harga pangan. Selain itu, dibahas pula mitigasi risiko bencana selama terjadi cuaca ekstrem di akhir tahun.
Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen berbagai pihak terkait untuk memastikan Jakarta tetap stabil dan kompetitif sebagai kota global yang terus bergerak maju.


