Jakarta, 10 Desember 2025 – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan program Treasury Goes to Campus (TGTC) 2025 sebagai upaya memperluas literasi keuangan negara bagi generasi muda. Pada kegiatan kali ini, Kanwil DJPb DKI Jakarta berkolaborasi dengan Universitas Yarsi dan hadir langsung untuk memberikan pemaparan kepada para mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025 tersebut menghadirkan Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb DKI Jakarta, Langgeng Suwito, bersama tim. Dalam sesi diskusi interaktif, mahasiswa diajak memahami lebih dalam peran dan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pembangunan nasional.
“APBN sebagai tools untuk mewujudkan tujuan negara,” ujar Langgeng Suwito saat memaparkan materi. Kabid PPA II menjelaskan bahwa APBN bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen strategis yang menggerakkan berbagai sektor pembangunan.
Langgeng juga menekankan tiga fungsi utama APBN dalam perekonomian. “Fungsi APBN ada tiga, yaitu fungsi alokasi, fungsi distribusi, dan fungsi stabilisasi,” jelasnya di hadapan peserta. Melalui ketiga fungsi tersebut, APBN diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan fiskal maupun kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Langgeng turut memaparkan peran kebijakan fiskal dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. “Peran kebijakan fiskal adalah mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, menurunkan kemiskinan, menciptakan distribusi pendapatan yang lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.
Selain membahas perkembangan terkini APBN dan arah kebijakan fiskal-moneter, mahasiswa juga mendapat penjelasan mengenai Kajian Fiskal Regional (KFR) Jakarta serta dukungan DJPb terhadap pengembangan UMKM di wilayah DKI Jakarta. Materi tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi PPA II A, Posma Amando Siagian dan Kepala Seksi PPA II B, Maman Suparman.
Melalui kegiatan TGTC ini, Kanwil DJPb DKI Jakarta berharap literasi mahasiswa mengenai keuangan negara semakin luas. Pemahaman mengenai cara kerja APBN dan kebijakan fiskal diharapkan dapat membekali generasi muda dalam merespons dinamika ekonomi nasional serta berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia di masa depan.


