Semarang, 28 Januari 2021
djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/jateng/id - Acara dibuka dengan sambutan Bapak Sulaimansyah, Kepala Kanwil DJPb Jawa Tengah dan dilanjutkan dengan penyampaian Keynote Speech oleh Bapak Sudarso, Direktur Pelaksanaan Anggaran DJPb. Sebelum memulai keynote nya, Beliau menyampaikan apresiasi kepada Kanwil DJPb Jawa Tengah karena dapat menyelenggarakan acara rapat koordinasi ini di awalan tahun 2021, dimana koordinasi memang sangat diperlukan untuk persiapan pelaksanaan anggaran 2021 dengan memperhatikan pengalaman anggaran di 2020 agar dapat menjalankan pelaksanaan anggaran 2021 dengan lebih baik.

Dalam keynote speech nya, Bapak Sudarso menyampaikan bahwa 2020 merupakan tahun yang extra ordinary, karena dihadapkan oleh masa pandemi Covid-19 yang belum pernah dialami sebelumnya. Maka dari itu, beliau kembali menegaskan bahwa APBN adalah alat untuk Penanganan pandemi Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Masa pandemi yang belum akan berakhir di 2021, mengharuskan APBN 2021 digunakan dalam rangka recover kondisi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat keseluruhan.
Fokus APBN 2021 adalah untuk mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penguatan Reformasi, diantaranya untuk peningkatan kompetensi guru, penguatan PAUD, pengadaan vaksin dan pemulihan kesehatan akibat covid-19, serta melanjutkan perlindungan sosial dan optimalisasi pemanfaatan TIK. Belanja pemerintah Pusat Tahun 2021 menjadi momentum transisi menuju normal secara bertahap, menyelesaikan permasalahan di sektor kesehatan, ekonomi dan sosial akibat Covid-19. Sedangkan belanja K/L tetap mendukung kelanjutan upaya pemulihan ekonomi dengan tetap memberikan perlindungan kepada masyarakat. Bapak Sudarso mengingatkan bahwa pekerjaan rumah dari belanja K/L ini terletak pada belanja barang yang menjadi area peningkatan efisiensi dan sinergi yang diserahkan kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah, dimana harmonisasi dan sinkronisasi nya masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, beliau tegaskan bahwa di 2021 masih berkaitan dg efisiensi serta menetapkan kebijakan pelaksanaan Refocussing dan Realokasi melalui penghematan belanja.

Sebelum mengakhiri keynote speech nya, beliau juga menyampaikan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan anggaran Tahun 2021, serta mengingatkan agar tidak hanya meningkatkan penyerapan anggaran akan tetapi juga meningkatkan kualitas belanjanya, dan hal penting lainnya yang selalu menjadi concern Presiden dan DPR yaitu bahwa APBN bukan hanya dari penyerapan anggarannya tetapi juga agar output yang ditargetkan bisa tercapai, sehingga dari output tersebut dapat tercapai outcome. Keynote speech beliau ditutup dengan pesan bahwa agar tercipta adanya koordinasi dan komunikasi yang lebih baik sehingga tanggung jawab program dapat terlaksana dan dapat melakukan penanganan Covid-19 dan PC-PEN bisa lebih baik.

Acara Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah, Bapak Sulaimansyah. Dalam kegiatan rapat disampaikan materi Evaluasi Pelaksanaan Anggaran 2020 dan Kebijakan Pelaksanaan Anggaran 2021 oleh Kepala Bidang PPA I, Bapak Edy Prayitno, Overwiew Implementasi Modernisasi Treasury oleh Kepala Bidang SKKI, Bapak Juanda, dan materi yang terakhir adalah Kebijakan Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2020 oleh Kepala Bidang PAPK, Ibu Maria Imaculata Sri Nuryati. Kesimpulan dari rapat adalah bahwa Kanwil dan KPPN siap bersinergi dengan kementerian dan lembaga untuk membantu dalam pelaksanaan anggaran Tahun 2021. Bapak Sulaimansyah dalam penutupnya menyampakan harapan agar bersama-sama dapat membangun optimisme untuk spending better di Tahun 2021.



