Dalam rangka memperkuat budaya sadar risiko dan integritas, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Treasury Dialogue bersama seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) lingkup Jawa Tengah pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan mengombinasikan pertemuan luring dan daring.
Treasury Dialogue kali ini menghadirkan materi mengenai Sistem Pengendalian Intern Terintegrasi (SPIT) serta penguatan integritas dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah, Bayu Andy Prasetya.
Dalam paparannya, Kepala Kanwil menekankan pentingnya peran pimpinan sebagai pemegang kunci integritas di lingkungan kerja. Pimpinan diharapkan mampu menjadi teladan bagi seluruh pegawai melalui penerapan tone at the top yang konsisten, sehingga nilai-nilai integritas dapat tertanam kuat dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi harus dibangun secara sistematis dan berkelanjutan melalui keteladanan pimpinan,” ujarnya.
Melalui forum ini, penguatan integritas dan budaya sadar risiko terus dikembangkan sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan APBN yang berkualitas, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan Treasury Dialogue menjadi salah satu upaya strategis Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah dalam menjaga tata kelola keuangan negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.




