Semarang, 2 Februari 2021
djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/jateng/id - Sebagai rangkaian dari peringatan Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2021, Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Stakeholder Day Kanwil DJPb Jateng 2021 secara virtual . Stakeholder Day bertema “Kokohkan Sinergi Untuk Jateng Bangkit” diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada para stakeholder yang telah bersinergi dan saling mendukung dalam pelaksanaan APBN dan tugas-tugas mengawal program pemulihan ekonomi nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan bergabung bersama kami. Ini adalah wujud perhatian dan sinergi dari Bapak Ibu sekalian pada kami, sehingga kita harapkan hari ini kami bisa mendapatkan respon, tanggapan, masukan dan harapan dari Bapak Ibu sekalian berkaitan dengan bagaimana kemudian kita memperkokoh sinergi untuk mengawal APBN,” tutur Sulaimansyah, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya.
Tentu tidak memungkinkan untuk mengundang seluruh stakeholder Kanwil karena memang jumlahnya sangat banyak. Sehingga dipilih beberapa stakeholder yang mewakili mitra dalam beberapa klaster sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi yang diemban Kanwil. Hadir pada acara tersebut beberapa pimpinan stakeholder, antara lain: Kepala OJK, Kepala BPS, Kepala BPKP, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng, Kepala Biro Bangda Provinsi, Ketua Perbarindo, dll.

“Secara khusus kami mengundang yang menjadi mitra strategis yang mewakili masing-masing segmen peran dan fungsi kami. Mudah mudahan ini menjadi awal untuk terus meningkatkan sinergi kita di tahun 2021,” imbuh Sulaimansyah.
Konsep acara stakeholder day adalah ngobras alias ngobrol santai yang memberi kesempatan kepada semua stakeholder untuk menyampaikan tanggapan dan harapannya. Setelah moderator memberikan kesempatan kepada Kepala Kanwil untuk menyampaikan paparan singkat tentang satu tema sinergi yang dijalankan bersama stakeholder, dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dan harapan dari stakeholder.

Seperti pada segmen tema sinergi dalam pengelolaan BLU yang diwakili oleh RSUP Kariadi dan Unnes. Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari RSUP Kariadi menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran DJPb yang telah memberikan dukungan bagi pelaksanaan belanjanya.
“Alhamdulillah, terima kasih temen-temen dari DJPb, mudah-mudah kedepan kami akan disupport terus. Kami berkonsultasi dan 24 jam temen-temen itu merespon, jadi kita berkonsultasi apapun, disupport termasuk kelancaran dari revisi-revisi anggaran,” ungkap Perwakilan RSUP Kariadi.

Banyak masukan dan harapan yang disampaikan oleh para stakeholder. Dari BPS misalnya, yang mengharapkan dukungan Kanwil dimana BPS mengalami kesulitan dalam pendataan barang-barang investasi dari pusat tetapi digunakan di Jawa Tengah. Begitu juga dari Biro Bangda Jateng yang berharap Kanwil dapat memfasilitasi data-data terkait penyaluran DAK Non Fisik, seperti BOS yang sangat dibutuhkan oleh Pemprov.
“Banyak sekali masyarakat yg belum paham betul, ternyata banyak sekali alternatif pembiayaan murah yang belum mereka pahami, sehingga nanti ini menjadi tugas kita bersama, saya kira untuk mengintensifkan dan mengekstensifkan sosialisasi,” usul Aman Santosa, Kepala OJK Regional 3 Jateng-DIY.



