Gedung Keuangan Negara, Jl. Pemuda No.2, Semarang

Berita

Seputar Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah

Kanwil DJPb Jawa Tengah : Tetapkan Strategi, Tingkatkan Kinerja 2022

Semarang, 13-15 Januari 2022

djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/jateng/id - Tahun 2021 baru saja usai, kinerja belanja APBN di Jawa Tengah masih konsisten melanjutkan kinerjanya yang positif sejalan dengan pemulihan ekonomi yang terus berlangsung. Capaian kinerja belanja APBN sampai dengan 31 Desember 2021 tercatat mencapai Rp58,83 triliun atau 97,70% dari alokasi sebesar Rp60,27 triliun.

Angka tersebut meningkat sebesar 1,98% dibandingkan tahun 2020. Sedangkan alokasi total belanja pada tahun 2022 sebesar Rp100,41 triliun yang akan disalurkan melalui KPPN lingkup Jawa Tengah.    

Kepala Kanwil DJPb Jateng Midden Sihombing mengungkapkan, kinerja positif atas belanja APBN tahun 2021 masih menyisakan beberapa permasalahan dan kendala yang cenderung berulang dari tahun ke tahun. Hal ini menyebabkan kinerja belum optimal dan perlu dituntaskan untuk kinerja yang lebih baik di tahun 2022.

“Permasalahan dan kendala yang mengiringi kinerja tahun ini menjadi “pe er” yang harus segera dituntaskan. Evaluasi atas kinerja perlu dillakukan untuk mengetahui akar permasalahannya sehingga diperoleh solusi yang tepat,” kata Midden saat Rakor Wilayah Semester I Tahun 2022, Jumat (14/12).

Rakor Wilayah Semester I Tahun 2022 dilakanakan pada hari Kamis s.d. Sabtu, 13 – 15 Januari 2022 bertempat di aula KPPN Magelang. Peserta meliputi Kepala KPPN, pejabat eselon III Kanwil DJPb Jateng, perwakilan pejabat pengawas dan pelaksana Kanwil dan lingkup Jawa Tengah. Rakorwil dilaksanakan dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2021 dan penetapan strategi kinerja tahun 2022. Dalam kesempatan tersebut, seluruh Kepala KPPN dan Kepala Bagian Umum/Bidang memaparkan evaluasi kinerja tahun 2021 dan strategi kinerja tahun 2022 serta inovasi yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja tahun 2022.

Menurut Midden, selama ini Kanwil DJPb Jateng dan KPPN lingkup Jawa Tengah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja. Upaya ini termasuk sosialisasi, bimtek, seminar, audiensi dengan kepala daerah, dialog publik, monitoring dan evaluasi penggunaan tools berbasis IT.

 “Berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini masih belum cukup. Strategi yang implementatif dan inovasi yang berkelanjutan dibutuhkan agar dapat meningkatkan kinerja belanja APBN yang lebih optimal,” ujar Midden Sihombing.

Sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan anggaran, KPPN diharapkan mampu menyusun strategi dan mengembangkan inovasi yang dapat mendongkrak kinerja tahun-tahun berikutnya. Selain itu KPPN harus lebih proaktif melakukan pendekatan dengan stakeholder agar dapat mengetahui lebih mendalam permasalahan dan kendala yang dihadapi.

Rakorwil ini menghasilkan beberapa strategi dan inovasi yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan kinerja tahun 2022. Diharapkan KPPN juga lebih proaktif dalam melakukan monev dan pembinaan ke satker, terutama pemda. Dengan komitmen yang kuat, kinerja tahun 2020 akan menjadi lebih baik lagi tanpa menyisakan “pe er” dikemudian hari.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Keuangan Negara I, Jl. Pemuda No.2 Semarang />Tel: (024) 355.5852, 351.5989 Fax : (024) 354.4255, 354.5877

IKUTI KAMI