Gedung Keuangan Negara, Jl. Pemuda No.2, Semarang

Berita

Seputar Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah

Kinerja APBN Provinsi Jawa Tengah Semester I - 2022

Kinerja APBN Provinsi Jawa Tengah Semester I-2022

 

Pada hari Rabu, 27 Juli 2022 telah diselenggarakan agenda rutin Rapat Koordinasi ALCo Kemenkeu Regional Jawa Tengah. Acara ini dilaksanakan di Aula Gedung Keuangan Negara I Lantai 4 mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I dan II, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan DI Yogyakarta; Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta; Kepala KPTIK BMN Semarang dan Plt. Kepala Kanwil DJPb Prov Jateng, Bapak Arif Wibawa, sekaligus selaku tuan rumah acara Rapat ALCo bulan Juli 2022.

ALCo atau Asset & Liabilities Committee Regional merupakan struktur di tingkat provinsi yang memiliki hubungan kerja serta memiliki peran untuk mendukung ALCo ditingkat Pusat melalui penyajian data dan informasi yang bersifat lokal atau regional. Kolaborasi dan sinergi antar Kantor Wilayah sebagai kepanjangan tangan Menteri Keuangan sangat diperlukan dalam rangka mendukung peran sebagai Regional Chief Economist (RCE), meningkatkan kualitas Cash Planning Information Network (CPIN), membangun sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memitigasi risiko pelaksanaan APBN dan APBD, serta mendukung pelaksanaan kebijakan maupun perancangan kebijakan pelaksanaan anggaran yang lebih kontekstual.

Dalam acara Rakor ALCo kali ini dipaparkan data bahwa dukungan dana dari pemerintah pusat melalui dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) masih mendominasi sumber pendanaan di wilayah Jawa Tengah, dengan nilai nominal sebesar Rp29,87 triliun atau 67,85% dari total pendapatan daerah. Sampai dengan periode 30 Juni 2022, dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang telah disalurkan di wilayah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp34,68 triliun atau 53,36% dari total alokasi TKDD.

Adapun kinerja pendapatan APBN di wilayah Jawa Tengah sampai dengan 30 Juni 2022 sebesar Rp49,28 triliun. Angka ini mengalami peningkatan Rp10,91 triliun atau naik 28,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Sumbangan terbesar pendapatan tersebut berasal dari penerimaan cukai Rp25,19 triliun dan Pajak Penghasilan Rp13,18 triliun. Growth terbesar dari Pajak Bumi dan Bangunan (95,5%) dan kenaikan PNBP Lainnya sebesar (33,4%).

Sedangkan kinerja belanja APBN sampai dengan 30 Juni 2022 sebesar Rp49,19 triliun. Kinerja belanja tersebut turun sebesar Rp2,09 triliun (-12,5%) dibanding tahun 2021. Penurunan terbesar pada jenis Belanja Modal yang mengalami penurunan sebesar Rp1,01 triliun (-32,5%) dibanding tahun 2021. Sedangkan Belanja Sosial mengalami peningkatan sebesar Rp14,6 miliar (49,1%) dibanding tahun 2021. Penurunan Belanja pada K/L disebabkan pagu anggaran K/L tahun 2022 dibanding tahun 2021 turun sebesar Rp5,07 triliun (-12%).

Kinerja Belanja TKDD mengalami peningkatan sebesar Rp 5,69 triliun (19,69%), karena kinerja hampir seluruh komponen tumbuh double digit kecuali DBH yang hanya mampu tumbuh 3,56%. Kinerja TKDD dipengaruhi oleh peningkatan penyaluran DAK Fisik yang mampu tumbuh sebesar 346,40%. Hal ini disebabkan karena pemda mulai melakukan pengajuan penyaluran Tahap I yang sudah hampir mendekati batas waktu.akhir salur.

Realisasi Dana BOS di wilayah Provinsi Jawa Tengah sampai dengan 30 Juni 2022 telah tersalurkan sebesar Rp3,14 triliun (53,24%) untuk BOS Reguler, Rp0,069 triliun (95,06%) untuk BOS Kinerja, Rp0,295 triliun (49,78%) untuk BOP PAUD dan Rp0,056 triliun (49,77%) untuk BOP Pendidikan Kesetaraan. Proyeksi belanja APBN di wilayah Provinsi Jawa Tengah hingga akhir tahun anggaran 2022 adalah sebesar Rp98,57 triliun.

Khusus penyaluran kredit program baik itu Kredit Usaha Rakyat maupun Ultra Mikro di wilayah Provinsi Jawa Tengah sampai dengan 30 Juni 2022 telah terrsalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp27,08 triliun untuk 679.293 debitur, dan kredit Ultra Mikro (UMi) telah tersalurkan sebesar Rp0,462 triliun untuk 122.834 debitur.

Selanjtunya terkait upaya pemulihan ekonomi nasional, realisasi anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2022 hingga 30 Juni 2022 adalah sebesar Rp13,54 triliun yang terdiri dari realisasi bidang kesehatan Rp3 triliun, bidang perlindungan masyarakat Rp8,18 triliun dan Rp2,35 triliun untuk pemulihan penguatan ekonomi.

Sinergi Bersama antar unit eselon I Kemenkeu melalui Rakor ALCo ini diharapkan mampu mendorong kinerja pelaksanaan APBN dan APBD di wilayah Jawa Tengah dalam rangka pembangunan wilayah yang berkelanjutan dan berkualitas demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Jawa Tengah.

Semarang, 27 Juli 2022.

 

Narahubung Media: ________________________________________________________________

Ahmad Heryawan Kepala Bidang PPA II, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah

DJPb – Mengawal Indonesia, Indonesia Maju

Telp. 024-3515989; 024-3540815

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Keuangan Negara I, Jl. Pemuda No.2 Semarang />Tel: (024) 355.5852, 351.5989 Fax : (024) 354.4255, 354.5877

IKUTI KAMI