Semarang — Upaya meningkatkan literasi keuangan negara di kalangan generasi muda terus dilakukan melalui berbagai pendekatan kreatif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan “Nongki Fiskal: Ngulik APBN dengan Cara Asik!”, yang diselenggarakan sebagai bentuk Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR) sekaligus kuliah umum bagi mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES).
Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai kebijakan fiskal dan peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pembangunan nasional, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Suasana kuliah umum berlangsung interaktif sejak sesi diskusi dibuka.
Salah satu momen menarik terjadi ketika mahasiswa diajak menjawab pertanyaan, “Jika aku jadi Menteri Keuangan, dan diberikan sejumlah dana, akan dialokasikan untuk apa?”. Tiga mahasiswa terpilih menyampaikan gagasan pengelolaan anggaran versi mereka masing-masing. Jawaban kreatif dan visioner yang diberikan mencerminkan tingginya antusiasme peserta untuk memahami tata kelola APBN serta kontribusi fiskal terhadap pembangunan nasional.
Selain penyampaian materi dan diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah dan FEB UNNES. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FEB UNNES, Prof. Dr. Amir Mahmud, M.Si., sebagai komitmen bersama dalam memperkuat sinergi melalui pendidikan, penelitian, pengembangan, pengkajian, hingga inovasi di bidang kebijakan fiskal.
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan harapan bahwa kegiatan dan kerja sama ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga dapat memunculkan ide, gagasan, serta riset yang relevan dan aplikatif dari mahasiswa maupun dosen untuk mendukung pengembangan kebijakan fiskal ke depan.
Sebagai bagian dari pemanfaatan data KFR untuk edukasi masyarakat, Kajian Fiskal Regional Jawa Tengah Triwulan II Tahun 2025 dapat diunduh melalui tautan KFR Triwulan II Tahun 2025 atau dengan memindai barcode yang tersedia pada materi kegiatan.




