21 November 2025 — Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menghadirkan tata kelola anggaran yang semakin modern, efisien, dan berorientasi pada hasil. Melalui rangkaian penguatan pengelolaan anggaran yang dilakukan pada 21 November, Kanwil DJPb Jawa Tengah mendorong percepatan kinerja satuan kerja melalui penyederhanaan sistem monitoring, percepatan penyelesaian pagu minus, serta optimalisasi layanan teknis.
Upaya penyederhanaan sistem monitoring diharapkan menjadi langkah strategis untuk memberikan kemudahan dalam pengawasan pelaksanaan anggaran, sehingga potensi deviasi maupun keterlambatan dapat segera teridentifikasi dan ditangani. Di sisi lain, percepatan penyelesaian pagu minus menjadi fokus penting agar proses pelaksanaan anggaran tetap stabil dan tidak menghambat program prioritas pemerintah.
Optimalisasi layanan teknis juga menjadi perhatian utama Kanwil DJPb Jawa Tengah: asistensi dan konsultasi diperkuat untuk memastikan satuan kerja memperoleh dukungan maksimal dalam pemanfaatan anggaran negara.
Melalui langkah-langkah tersebut, Kanwil DJPb Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengelolaan keuangan negara yang efisien, akurat, dan akuntabel, sejalan dengan semangat transformasi tata kelola keuangan pemerintah.
Dengan inovasi berkelanjutan, Kanwil DJPb Jawa Tengah berharap pengelolaan APBN di wilayah Jawa Tengah dapat semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.




