Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Pelaksanaan Program Kelompok Kerja (Pokja) serta Rapat Komite Asset & Liabilities Committee (ALCo) Regional Jawa Tengah dengan cakupan realisasi hingga 30 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 Desember 2025 bertempat di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN) Semarang I.
Rapat dihadiri oleh jajaran Kemenkeu Satu Jawa Tengah, serta Ekonom dan Local Expert dari Universitas Diponegoro, Wahyu Widodo, PhD. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing kelompok kerja memaparkan realisasi pelaksanaan program Semester II Tahun 2025. Selain itu, disampaikan pula perkembangan kondisi perekonomian dan fiskal Jawa Tengah berdasarkan realisasi hingga akhir November 2025.
Melalui forum Rapat Pokja Sekretariat dan Komite ALCo Regional Jawa Tengah ini, sinergi lintas unit di lingkungan Kementerian Keuangan terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam menjaga stabilitas fiskal daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kinerja APBN di wilayah Jawa Tengah hingga November 2025 tercatat tetap solid, yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 5,37%. Capaian tersebut menunjukkan peran strategis APBN dalam menopang aktivitas ekonomi dan menjaga momentum pertumbuhan di daerah.
Ke depan, capaian positif ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui dukungan serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, khususnya antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Sinergi dalam menjaga stabilitas fiskal, mendorong percepatan belanja yang berkualitas, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif menjadi kunci untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah agar tetap berkelanjutan hingga penutupan Tahun Anggaran 2025.




