Kementerian Keuangan selaku pengelola keuangan negara menyadari bahwa sumber utama bagi pertumbuhan ekonomi adalah investasi terhadap sumber daya manusia (SDM). Guna mendukung tujuan tersebut, Kementerian Keuangan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara konsisten menyelenggarakan seleksi beasiswa pendidikan mulai dari tingkat magister sampai dengan doktoral.
Proses seleksi dilakukan melalui 3 tahapan yaitu seleksi administrasi, seleksi berbasis komputer (SBK), dan seleksi substansi. Dalam seleksi substansi ini melibatkan 2200 peserta yang tersebar di 15 titik lokasi seleksi di seluruh Indonesia, salah satunya kota Ternate. Dipilihnya kota Ternate juga menjadi wujud perhatian LPDP untuk mengakomodasi dan memudahkan peserta seleksi dari Indonesia Timur menjangkau lokasi seleksi. Bertempat di Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku Utara, seleksi substansi diadakan mulai 28-30 Agustus dengan jumlah peserta seleksi adalah 20 orang. Penentuan kelulusan substantif berdasarkan rekomendasi interviewer, gabungan antara passing grade dan kuota yang ditetapkan oleh LPDP. Interviewer berjumlah 3 orang yang berasal dari Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Udayana.
Dalam sambutannya, Edward Nainggolan selaku Kepala Kanwil DJPb Prov. Maluku Utara memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan seleksi beasiswa LPDP khususnya di Maluku Utara. “Semoga seleksi LPDP menghasilkan SDM yang unggul dan mampu membawa kemajuan bagi Maluku Utara serta mengejar ketertinggalannya dari daerah lain” harap Edward. Harapan tersebut dilatarbelakangi oleh masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku Utara yaitu 67,20 atau masih dibawah IPM nasional sebesar 70,81. Sebagai gambaran juga bahwa sampai dengan saat ini, jumlah penerima beasiswa LPDP dari Maluku Utara sebanyak 81 orang dengan rincian 56 orang untuk program dalam negeri dan 25 orang untuk luar negeri. Apabila dilihat dari jenjangnya penerima beasiswa magister sebanyak 42 dan doktoral sebanyak 39 orang.
Pada akhir kesempatan, Kartono selaku Tenaga Ahli Keuangan LPDP mewakili panitia seleksi menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional dan independen. Seleksi juga melibatkan interviewer independen dari akademisi, praktisi dan psikolog. Kartono juga berterima kasih atas fasilitasi yang telah diberikan oleh Kanwil DJPb Maluku Utara dalam mendukung pelaksanaan seleksi beasiswa di Ternate.



