Ruko Maleo Blok C6-C7-C8, Jalan Yos Sudarso Nomor 37, Mamuju 91512

Berita

Seputar Kanwil DJPb Sulbar

Percepatan Penyerapan Transfer ke Daerah: Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Barat

 

Sumber: Dokumentasi Media Briefing APBN Regional Sulawesi Barat Edisi Juni 2024

 

Mamuju, 28 Juni 2024 – Hingga akhir Mei 2024, pendapatan negara di Sulawesi Barat mencapai Rp381,32 miliar atau 29,39 persen dari target APBN. Realisasi belanja negara sebesar Rp3.950,28 miliar atau 34,48 persen dari pagu, tumbuh positif 10,49 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan bahwa kinerja APBN memiliki peran penting bagi perekonomian di regional Sulawesi Barat.

 

Pendapatan negara regional Sulawesi Barat sebagian besar ditopang oleh penerimaan perpajakan yang mencapai Rp314,09 miliar atau sebesar 25,69 persen dari target perpajakan 2024. Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) menjadi penyumbang terbesar di sektor perpajakan dengan realisasi sampai dengan 31 Mei 2024 sebesar Rp156,05 miliar (49,68 persen dari total penerimaan perpajakan sampai dengan bulan Mei 2024). Meskipun demikian, penerimaan PPN masih menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan bulan Mei 2023 yang disebabkan oleh penurunan tarif PPN dari 11% menjadi 1,1% untuk komoditas sawit dan tingginya pencairan restitusi pajak.

 

Kontribusi terbesar pertumbuhan penerimaan perpajakan neto di Sulawesi Barat yaitu sektor Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial Wajib mencapai Rp168,27 miliar (53,06 persen), kemudian disusul oleh Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor dengan kontribusi sebesar 20,46 persen. Selain penerimaan perpajakan, APBN juga didukung oleh Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan realisasi sebesar Rp67,23 miliar atau 90,14 persen dari target. Pendapatan Biaya Pendidikan merupakan sumber terbesar PNBP di Provinsi Sulawesi Barat, realisasi sampai dengan 31 Mei 2024 mencapai Rp22,62 miliar (34,43 persen dari total realisasi PNBP).

 

Pada sisi belanja negara, realisasi sampai dengan 31 Mei 2024 mencapai Rp3.950,28 miliar atau 34,48 persen dari pagu. Komponen Belanja Pemerintah Pusat (BPP) terealisasi sebesar Rp1.475,32 miliar, meningkat 27,38 persen dibandingkan bulan Mei 2023. Realisasi Belanja Pemerintah Pusat (BPP) didominasi oleh Belanja Barang, salah satunya dari kegiatan penyelenggaraan pemilu. Selain itu, belanja modal meningkat signifikan sebesar 83,88 persen, yang didominasi oleh kegiatan preservasi jalan nasional dalam mendukung peningkatan kualitas dan kemantapan infrastruktur konektivitas di Sulawesi Barat.

 

Dari sisi penyaluran Transfer Ke Daerah (TKD), realisasi hingga 31 Mei 2024 mencapai Rp2.474,96 miliar atau 37,08 persen dari total alokasi TKD di Provinsi Sulawesi Barat, meningkat sebesar 2,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebagian besar didukung oleh peningkatan realisasi Dana Alokasi Khusus sebesar 9,29 persen dan Dana Bagi Desa sebesar 7,97 persen. Hal ini didukung dengan adanya realisasi DAU Specific Grant pada bulan Mei sebesar Rp76,05 miliar dan didorong oleh akselerasi penyaluran Dana Desa tahap II pada Kabupaten Mamuju. Dengan demikian, APBN Regional Sulawesi Barat hingga Mei 2024 terus menunjukkan kinerja yang positif dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan belanja negara yang optimal.

 

 

Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II,
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Keuangan Negara Mamuju Lt. 3
Jalan Soekarno-Hatta, Mamuju 91512
Call Center: 14090
Tel: (0426) 2325034 | Fax: (0426) 2325033

IKUTI KAMI

Search