Mataram, 15 Oktober 2025 bertempat di Aula Mandalika KPPN Mataram telah dilangsungkan sosialisasi langkah-langkah akhir tahun anggaran 2025 yang diikuti dengan release kinerja APBN sampai dengan September 2025, MANDALIKA bulan September 2025 dan penyerahan KPPN Awards 2025. Diikuti oleh kurang lebih 250 peserta yang merupakan KPA, pejabat perbendaharaan Satker dan pemda di lingkungan wilayah bayar KPPN Mataram. Sebelum acara dimulai, ditayangkan video anti korupsi dan antigratifikasi serta penerapan eco office di KPPN Mataram dan safety briefing Aula Mandalika KPPN Mataram yang bertujuan untuk melakukan kampanye anti korupsi, eco office dan manajemen risiko.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Barat yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Pelaksanaan Anggaran I, Bapak Ircham. Dalam sambutannya disampaikan kembali pentingnya perencanaan dalam pelaksanaan anggaran yang tercermin dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dimana samapi dengan September 2025 masih terdapat satker yang nilai IKPA berada dalam kategori Cukup dan Kurang. Terlebih di awal tahun telah dilakukan efisiensi anggaran yang tentu akan berdampak dalam realisasi anggaran di tahun 2025. Dan menjelang penutupan tahun anggaran, seluruh satuan kerja diwajibkan untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan anggaran sehingga sampai dengan akhir tahun anggaran nati dapat berjalan baik, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah menerbitkan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 17 Tahun 2025 tentang Langkah-Langkah Akhir Tahun Anggaran 2025. Regulasi ini menjadi pedoman penting bagi kita semua dalam mengelola anggaran secara akuntabel, khususnya terkait dengan batas waktu pengajuan SPM, pelaksanaan kegiatan, penyelesaian tagihan, hingga rekonsiliasi dan pelaporan keuangan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh satler lingkup KPPN Mataram dapat memahami secara mendalam isi dari Perdirjen tersebut, sehingga tidak terdapat kendala yang berarti dalam pelaksanaannya sampai dengan akhir tahun anggaran 2025. Serta capaian nilai IKPA dapat diperoleh dalam kategori Baik dan Sangat Baik untuk seluruh satker di lingkungan KPPN Mataram.
Kemudian dilaksanakan release kinerja APBN sampai dengan bulan September 2025 yang disampaikan oleh Kepala KPPN Mataram, Bapak Choirul Anam. Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Choi, bahwa sampai dengan 30 September 2025 untuk kinerja realisasi anggaran K/L lingkup KPPN Mataram dari pagu 6,42 triliun telah direalisasikan sebesar 59,54% atau 3,82 triliun rupiah. Yang terdiri dari Belanja Pegawai 76,93%, Belanja Barang 45,27%, Belanja Modal 42,57% dan Belanja Bansos 83,97%. Sementara itu, untuk realisasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pagu 9,25 triliun rupiah telah terealisasikan 7,06 triliun rupiah atau 76%. Pada kesempatan ini juga Kepala KPPN Mataram memberikan injeksi materi anti korupsi untuk seluruh peserta yang hadir, dimana ditegaska kembali komitmen seluruh jajaran KPPN Mataram dalam penegakan nilai integritas. Bahwa KPPN Mataram tidak menerima praktik-praktik korupsi dan gratifikasi ada di lingkungan KPPN Mataram. "Kami telah digaji, jangan beri kami lagi" tegasnya. Dan apabila seluruh stakeholder para pejabat perbendaharaan satker mengetahui dan atau mengalami layanan yang tidak pantas, melanggar ketentuan yang dilakukan oleh pegawai KPPN Mataram, jangan ragu dan takut untuk melaporkannya ke saluran pengaduan/ WISE.KEMENKEU.GO.ID.
Agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemberian KPPN Awards tahun 2025 kepada beberapa satker yang berhasil meraih nilai tiga terbaik dari beberapa kategori, yaitu kualitas IKPA, Digitalisasi Pembayaran, dan untuk Pemerintah Daerah terkait Pengelolaan Keuangan TKD pada tahun anggaran 2024.
Selanjutnya, MANDALIKA bulan September 2025 disampaikan oleh Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal, Bapak Dandung Wuryanto. Pada MANDALIKA kali ini dibeberkan capaian IKPA sampai dengan September 2025 yang secara nilai sudah baik yaitu mencapai 97,06 lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Dan dari rekapitulasi diperoleh informasi jumlah satker yang meraih nilai dalam kategori Sangat Baik terdapat 118 satker, kategori Baik sebanyak 45 satker, kategori cukup sebanyak 60 satker dan kategori Kurang sebanyak 7 satker. Hal ini menjadi PR yang harus dikerjakan bersama-sama antara satker dan KPPN Mataram untuk mewujudkan nilai IKPA di tahun 2025 dapat meraih nilai yang optimal. Kemudian diingatkan kepada seluruh satker tentang jumlah retur yang masih banyak hingga bulan September mencapai 23 SP2D retur. Untuk memitigasinya antara lain PPK dan PPSM Satker melakukan pengujian kebenaran data supplier (nama penerima dan nomor rekening) dengan memintakan salinan rekening koran atau salinan buku tabungan untuk dicocokkan terhadap dokumen tagihan. PPK dan PPSPM melakukan pengujian rekening penerima berstatus aktif dengan meminta surat keterangan aktif dari pihak bank. PPK dan PPSPM dapat melakukan pengujian melalui internet banking apakah nomor rekening tersebut sudah benar dan statusnya aktif. Selanjutnya disampaikan data tentang realisasi inplementasi digitalisasi pembayaran APBN melalui KKP, CMS dan Digipay.
Sementara itu jumlah layanan yang terjadi di bulan September 2025 di KPPN Mataram mencapai 1.060 layanan yang terdiri dari layanan tatap muka/offline sebanyak 287, Hai CSO (Monsakti) sebanyak 487 tiket dan layanan online via MSteam sebanyak 286 layanan. Untuk diketahui bahwa layanan Hai CSO Monsakti di bulan Oktober telah beralih ke aplikasi Myintress.
Terakhir yang paling ditunggu oleh seluruh peserta adalah pemaparan materi sosialisasi Langkah-langkah Akhir Tahun Anggaran 2025 yang kali ini disampaikan oleh PTPN Mahir KPPN Mataram, Bapak Try Ainun Rafik dan dimoderatori oleh Sdr. Akhmad Wildan. Dalam kesempatan ini, materi sosialisasi yang disampaikan cukup komprehensif sesuai Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 17 Tahun 2025 tentang Langkah-Langkah Akhir Tahun Anggaran 2025. Kepada seluruh peserta diingatkan kembali tentang jadwal-jadwal batas akhir pengajuan SPM, Data kontrak dll yang telah dibuatkan dalam bentuk poster LLAT 2025 yang dapat diperoleh pada WAG CSO KPPN Mataram.
Kegiatan diakhiri dengan beberapa diskusi oeh peserta dan pemateri. Secara umum para peserta telah mengerti dan memahami tentang LLAT yang sejatinya telah dilakukan di setiap tahunnya tentunya dengan beberapa perubahan. Diharapkan seluruh pejabat perbendaharaan satker dapat menyiapkan seluruh dokumen pembayaran APBN tepat waktu dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBN tepat waktu sesuai dengan batas-batas yang telah ditentukan.








