Rabu, 29 Oktober 2025 bertempat di Gedung Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara I Jl. TGH Faesal No. 555, Bengkel, Lombok Barat. Kepala KPPN Mataram, Bapak Choirul Anam berkesempatan untuk menyebarkan virus-virus integritas dalam kegiatan Sosialisasi Internal Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Balai P3KP Nusa Tenggara I. Pada kesempatan ini, Pak Choi menjadi narasumber yang menyampaikan Keberhasilan Pembangunan Zona Integritas di lingkungan KPPN Mataram.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh pegawai pada BP3KP NT I yang sedang mencangangkan pembangunan Zona Integritas di lingkungan BP3KP NT I. Dengan Pembangunan Zona Integritas ini, BP3KP NT I bertekad meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik, serta membangun budaya kerja yang adaptif, berintegritas dan bebas dari korupsi serta berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik.
Pak Choi memaparkan tentang capaian ZI menuju WBK/WBBM Ditjen Perbendaharaan yang hingga tahun 2024 sebanyak 225 unit kerja (99,12%) sudah WBK dan 67 unit kerja (29,78%) sudah WBBM. Dan bagaimana strategi menggapai predikat WBK/WBBM dapat dilakukan dengan antara lain Penguatan budaya di unit kerja, Penguatan pengawasan oleh UKI unit kerja, Memastikan pemenuhan evaluasi SAKIP pada unit kerja yang dinilai (level satker), Pengungkapan kasus fraud oleh internal dipertimbangkan tidak menjadi faktor penggugur, Mengawal survei yang dilakukan oleh unit kerja, dan Memastikan hasil clearance KPK (oleh Itjen).
Selain itu perlu adanya komitmen ZI menuju WBK/WBBM yang diantaranya Sinergi antar lini, pengembangan inovasi, memaksimalkan Sistem Pengendalian Intern, keberlanjutan dokumentasi, maintain stakeholder dan penyebaran virus ZI sebagai upaya keberlanjutan ZI WBK/WBBM. Dan beberapa lesson learned yang dapat diperhatikan adalah:
- Otomasi: Seluruh dokumen pendukung harus sudah menggunakan TTE dan pastikan validitas dokumen;
- Wawancara: Pimpinan unit kerja harus dapat menjelaskan mengenai Manajemen PErubahan dan Pengawasan pada saat pembangunan ZI WBK/WBBM
- Inovasi: Inovasi harus memenuhi 5 kriteria berdasarkan kesepakatan pada bedah LKE. Untuk WBBM jika masih menggunakan inovasi yang sama ketika WBK, harus ada deta positif yang dijabarkan .
- Intimacy: Untuk mendapatkan IPP dan IPK yang baik, diperlukan intimacy dengan pengguna layanan dan stakeholder bukan hanya ketika dilakukan survei, namun dilakukan secara rutin dan terprogram serta didukung Knowing Your Employee
- LIni Pertama: Peningkatan pengawasan melekat dari lini 1 baik pada pegawai maupun PPNPN untuk menghindari potensi terjadinya fraud inline denga pembagian tugas di tim pembangunan WBK
Sementara itu strategi pembangunan ZI KPPN Mataram dilakukan dengan beberapa pendekatan yaitu Komitmen, Peningkatan Pelayanan, Inovasi, Penilaian Pembangunan ZI, Manajemen Media, Pemenuhan Sarpras dan Program Kepedulain Sosial.





