Sebuah kantor biasanya merasa bangga apabila dikunjungi pejabat/atasan yang mempunyai reputasi andal di bidangnya. Hari Kamis, 01 April 2021 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Surabaya I (KPPN Surabaya I) menerima kunjungan Bapak Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia (Wamenkeu RI). Bapak Wamenkeu melakukan serangkaian kegiatan kunjungan kerja (kunker) di beberapa kantor Kementerian Keuangan RI di Jawa Timur. Dalam kunker ini Bapak Wamenkeu RI didampingi Bapak Astera Primanto Bhakti, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI. Salah satu tujuan kunker adalah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) di daerah-daerah.

Dalam kunjungannya ke KPPN Surabaya I Bapak Suahasil didampingi Bapak Dedi Sopandi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur. (Kakanwil DJPb Provinsi Jatim). Bapak Wamenkeu beserta rombongan berkunjung ke KPPN Surabaya I dengan tujuan melihat kesiapan program PEN di daerah.
Wakil Menteri Keuangan RI, Bapak Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kerangka pemulihan ekonomi 2021 difokuskan pada tiga hal yaitu :
- pertama, intervensi kesehatan melalui vaksinasi gratis, dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19;
- kedua, survival and recovery kit untuk menjaga kesinambungan bisnis;
- ketiga, reformasi struktural melalui Undang-Undang (UU) Nomor 11/2020 tentang UU Cipta Kerja.

Di samping itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) didesain sebagai upaya untuk mendukung serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. APBN Tahun Anggaran 2021 menunjukkan poin PEN yang meningkat 22 persen menjadi Rp699,43 triliun.
Dana PEN ditujukan untuk beberapa program di antaranya :
- program kesehatan sebesar Rp176,30 triliun;
- dukungan sosial sebesar Rp157,41 triliun;
- dukungan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan korporasi sebesar Rp184,83 triliun;
- insentif usaha sebesar Rp58,46 triliun;
- dukungan program prioritas Rp122,44 triliun.
Lima program tersebut di atas diarahkan menjadi game changer di tahun 2021.

Bapak Suahasil berpesan agar seluruh pegawai KPPN Surabaya I selalu menjaga prokes yang berlaku, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Pegawai yang work from office (WFO) maupun work from home (WFH) diminta agar tetap bekerja dengan baik, meskipun dalam kondisi extraordinary (luar biasa). Usai beramah tamah dengan pegawai KPPN Surabaya I yang WFO, Bapak Suahasil beserta rombongan meneruskan kegiatan ke Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur. Acara dilanjutkan di Aula Majapahit Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur, diisi dengan pengarahan tentang usaha-usaha pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Pengarahan dari Bapak Wamenkeu RI diikuti oleh para pejabat di lingkungan Kemenkeu RI di Surabaya, serta pegawai Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur. Kunker dan arahan dari Bapak Wamenkeu diharapkan mampu memberikan petunjuk teknis tentang hal-hal yang prioritas untuk dilakukan dalam pemulihan ekonomi di daerah, khususnya di Jawa Timur.
- Catatan :
Tabik = salam hormat
|
Kontributor naskah dan foto |
: |
Sri Juli Astuti |


