
DENPASAR - Pada Kamis (19/12/2024), Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali bersama Kemenkeu Satu Bali menggelar Press Release APBN Kita Regional Bali edisi Desember 2024 yang berlangsung di Aula A GKN I Denpasar. Acara ini menyampaikan data kinerja APBN hingga 30 November 2024, serta disiarkan langsung melalui Zoom dan kanal YouTube Kanwil DJPb Bali, dan dihadiri media lokal untuk memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat.
Penyampaian kinerja APBN melibatkan Kanwil DJPb Provinsi Bali, Kanwil DJP Bali, Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT serta Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara. Masing-masing instansi memaparkan capaian realisasi dan kontribusi APBN dalam mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di Bali. Selain itu, dipaparkan pula kinerja penerimaan negara, termasuk insentif PPN yang diberikan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung UMKM.
Pendapatan negara Provinsi Bali hingga 30 November 2024, menunjukkan kinerja positif, seiring dengan pemulihan ekonomi yang didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan setelah destinasi wisata di Bali kembali dibuka. Pemulihan tersebut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di tahun 2024. Di sisi lain, realisasi belanja negara di Provinsi Bali mencapai Rp21,83 triliun atau 88,5% dari pagu, mendukung berbagai program pembangunan nasional di daerah.
Press Release APBN Kita Regional Bali bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan memperkuat peran sebagai Regional Chief Economist (RCE) dan Financial Advisors (FA). Dengan penyampaian data dan informasi yang komprehensif, masyarakat diharapkan lebih memahami pengelolaan APBN dan turut mengawasi pelaksanaannya.
Selengkapnya: Press Release: Realisasi APBN di Provinsi Bali s.d. 30 November 2024



