Denpasar, 30 Oktober 2025 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap ketentuan kepabeanan dan perpajakan, Kelompok Kerja (Pokja) Teknis Joint Program UMKM Kemenkeu Satu Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Kepabeanan dan Perpajakan bertajuk “UMKM Taat Aturan, Usaha Makin Terpercaya”.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu(29/10), bertempat di Aula A GKN I Denpasar, dan diikuti oleh UMKM binaan Kemenkeu Satu Bali, termasuk UMKM Ayu Khirana, pelaku usaha fashion endek binaan Kanwil DJPb Provinsi Bali.
Acara dibuka dengan keynote speech oleh Darmawan, Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu Bali, yang mendorong agar UMKM Bali terus tumbuh dan naik kelas, hingga mampu menembus pasar ekspor.
“UMKM Bali memiliki potensi besar untuk bersaing secara global. Dengan pemahaman regulasi yang baik, produk lokal dapat lebih dipercaya dan berdaya saing,” ujar Darmawan dalam sambutannya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dua instansi teknis, yaitu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
- Sesi I: Materi tentang pengisian dokumen kepabeanan (PEB, PIB, dan CN) serta aktivasi akun kepabeanan oleh narasumber dari DJBC, Rendy Tommy dan Iwan Sutrisna.
- Sesi II: Materi tentang aktivasi akun Coretax, kode otorisasi DJP, serta kewajiban perpajakan bagi Wajib Pajak UMKM oleh narasumber dari DJP, Raden Sukma W. dan I Made Pandu W.
Selain itu, sosialisasi juga dilengkapi dengan sesi pembiayaan ekspor oleh Anak Agung Arya V., Kepala Kantor LPEI Bali (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia), serta penjelasan mengenai pembiayaan ekspor oleh BNI Xpora yang diwakili oleh Ayu Aryasti P. D.
Sebagai wujud sinergi Kemenkeu Satu Bali, turut hadir dalam kegiatan ini:
- Kepala Kanwil DJP Bali, Bapak Darmawan
- Kepala Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT, diwakilkan oleh Bapak Iwan Kurniawan
- Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bali, Bapak Mufthi Arkan
- Kepala Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara, diwakilkan oleh Bapak Lucillus Wenang Cailendra Hidajat
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi Kemenkeu Satu Bali dapat semakin memperkuat pembinaan UMKM agar semakin taat aturan, berdaya saing, dan siap menembus pasar global.



