“Tahun baru menjanjikan harapan serta tantangan yang lebih berat, yang nyata dan di depan mata adalah mempertahankan opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017.

Ini adalah tantangan terbesar bagi kita semua segenap insan Ditjen Perbendaharaan”, demikian salah satu poin pengarahan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, Bapak Marwanto Harjowiyono dalam kunjungan kerjanya ke Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur pada 5 Januari 2018. Kedatangan beliau pada pukul 19.30 WIB disambut dengan meriah oleh seluruh pegawai lingkup Ditjen Perbendaharaan di Surabaya diawali dengan menyematkan “udeng” (penutup kepala khas Jawa Timur) oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Ibu R. Wiwin Istanti serta diiringi lantunan lagu “Rek, Ayo Rek!” oleh seluruh pegawai.

Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Ibu R. Wiwin Istanti. Rasa bangga dan terimakasih disampaikan oleh beliau atas kunjungan Bapak Dirjen ke Surabaya. Selain itu, disampaikan juga progres dan inovasi yang dilakukan oleh jajaran Kanwil DJPb Prov. Jatim diantaranya pembentukan Tim Unit Reaksi Cepat. Tim ini merupakan wujud dari sinergi antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur dalam rangka mendukung pencapaian opini WTP untuk seluruh Laporan Keuangan Pemerintah Daerah lingkup Jawa Timur.

Acara dilanjutkan dengan pengarahan oleh Dirjen Perbendaharaan, Bapak Marwanto Harjowiyono. Beliau menyampaikan beberapa prestasi yang telah diraih oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan sepanjang tahun 2017 diantaranya pencapaian opini WTP dari BPK atas LKPP tahun 2016, nilai tertinggi dalam Survei Kesehatan Organisasi Kementerian Keuangan (MOFIN), predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) selama 5 tahun berturut-turut di beberapa Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Selain itu, beliau juga menyampaikan harapan di tahun 2018 agar setiap Kanwil terus membina dan memonitoring KPPN di wilayahnya untuk memberikan perhatian yang memadai terhadap penyusunan LKPP yang menjadi tanggung jawab bersama. Hal ini penting untuk menjaga agar data yang dikelola oleh Ditjen Perbendaharaan dapat dipertanggungjawabkan dan mempertahankan opini WTP yang telah dicapai.

Motivasi yang disampaikan Dirjen Perbendaharaan dapat meningkatkan semangat dan harapan seluruh jajaran pegawai agar dapat terus memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara sepanjang tahun 2018 ini.
*Penulis: Fayah (Protokoler Kanwil Jatim)




