Press Release Refleksi Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2018 Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku
Ambon, 24 Januari 2018 – Guna memperingati terbitnya UU No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara pada tanggal 14 Januari 2004, Kanwil Ditjen Perbendaharan Provinsi Maluku pada tanggal 24 Januari 2018 menyelenggarakan acara Refleksi Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2018 di Aula Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku, Jalan Pitu Ina Nomor 7 Karangpanjang Kota Ambon. Acara Refleksi Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2018 mengambil tema “Tingkatkan Literasi Perbendaharaan untuk Menggemakan Pembangunan” .
Acara ini dibuka oleh Sudarmanto, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku, dihadiri oleh para undangan dari beberapa Satker Kementerian/Lembaga serta seluruh pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku. Dalam sambutannya Sudarmanto menyatakan bahwa acara ini dimaksudkan sebagai upaya Ditjen Perbendaharaan untuk memantapkan jati diri dan identitas institusi baik di lingkup internal Kementerian Keuangan maupun di tingkat nasional. Dalam acara ini disampaikan informasi melalui sarana multimedia dan paparan mengenai ulasan sejarah perbendaharaan di Indonesia, profil Ditjen Perbendaharaan, capaian-capaian prestasi yang telah diraih dan inovasi-inovasi yang menunjang kinerja, serta perkembangan perekonomian di wilayah Provinsi Maluku yang menjadi topik hangat dan menjadi bahan diskusi menarik dari para peserta dan undangan.
Disampaikan pula oleh Sudarmanto, beberapa upaya perbaikan yang akan dilaksanakan untuk meraih prestasi yang lebih gemilang khususnya ditahun 2018, antara lain implementasi dari tema kegiatan yaitu tingkatkan literasi Perbendaharaan untuk menggemakan pembangunan, melalui kewajiban para pejabat Eselon III dan IV di Ditjen Perbendaharaan untuk menulis ilmiah dan tulisan populer khususnya terkait dengan APBN yang akan dimuat di beberapa media masa, website dan media sosial, sehingga akan dapat memperkaya informasi tentang pengelolaan APBN bagi masyarakat umum. Selain itu perlu upaya peningkatan profesionalisme dan sinergi dengan seluruh pihak untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada stakeholders.
Pada sesi pendapat dan sumbang saran, beberapa Satker Kementerian/Lembaga (stakeholders) yang hadir menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi dan inovasi yang telah dilakukan oleh Ditjen Perbendaharaan sehingga dapat menjadi contoh untuk di adopsi di Kementerian/Lembaga (stakeholders). Selain itu penyempurnaan sistem informasi pelayanan dirasakan sangat mempermudah satker dalam pencairan anggaran, pertanggungjawaban hingga penyusunan laporan keuangan. Ada harapan dari satker agar pelayanan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) bisa menjangkau di daerah yang sulit transportasi yaitu di Tiakur (Kabupaten Maluku Barat Daya ) dan di Dobo (Kabupaten Kepulauan Aru) sebagaimana KPPN Filial yang dikelola KPPN Ambon di Kabupaten Buru (Namlea). Menurut Sudarmanto, hal ini akan menjadi pertimbangan untuk dikaji dan diusulkan ke Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Maluku berharap rangkaian acara Hari Bakti Perbendaharaan di Provinsi Maluku dapat memberikan pemahaman tidak hanya kepada para stakeholder Kementerian Keuangan saja, tetapi juga kepada satker Kementerian/Lembaga serta khalayak umum. Diharapkan semua pihak lebih memahami APBN dengan baik, sehingga menjadi bekal agar penggunaan anggaran dapat mencapai output dan tepat sasaran guna mewujudkan Indonesia dan Maluku yang lebih makmur .





