Strategi Organisasi Kanwil DJPb Provinsi NTB
Halo, Semetonkeu.
Dalam rangka mewujudkan visi dan misi serta peran baru, Kanwil DJPb Prov. NTB perlu menentukan langkah-langkah strategis dan menyusun formulasi strategi organisasi. Penyusunan formulasi strategi dilakukan dengan cara mengidentifikasi kemampuan dan potensi yang ada serta melihat kondisi dan keadaan di lingkungan sekitarnya. Salah satu metode yang digunakan dalam penyusunan strategi organisasi adalah analisis SWOT. Singkatan SWOT sendiri merujuk pada Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman).
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis guna merumuskan strategi organisasi, dimana analisis SWOT ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang, namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman. Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan organisasi. Dengan demikian perencana strategi harus menganalisa faktor faktor strategis organisasi dalam kondisi saat ini. Dengan Analisa SWOT ini diharapkan dapat memberikan gambaran tahap-tahap perumusan tujuan di mulai dari visi dan misi yang menghasilkan nilai-nilai. Visi dan misi dan nilai-nilai tersebut secara bersamaan di analisis dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi, baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. Kanwil DJPb Provinsi NTB telah menetapkan visi Menjadi Pengelola Perbendaharaan Negara yang Unggul di Tingkat Regional. Untuk mewujudkan visi tersebut Kanwil Ditjen Perbendaharaan menjalankan misi yang sejalan dengan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang meliputi:
1. Mewujudkan pengelolaan kas negara yang prudent, efisien, dan optimal;
2. Mendukung kinerja pelaksanaan APBN yang efesien, efektif, dan akuntabel;
3. Mewujudkan akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah yang akuntabel, transparan, andal, dan tepat waktu;
4. Mewujudkan tata kelola investasi pemerintah yang modern, inklusif, dan berkelanjutan;
5. Mewujudkan layanan dan tata kelola keuangan Badan Layanan Umum yang inovatif dan modern;
6. Mewujudkan tata kelola sumber daya, proses bisnis, dan sistem teknologi informasi perbendaharaan yang modern, efektif, dan adaptif.
Berikut analisa SWOT Kanwil DJPb Provinsi NTB
Berdasarkan opsi kombinasi pada analisa diatas, maka strategi yang dipilih adalah:
1. Mengoptimalkan SDM yang dimiliki untuk branding image Kanwil DJPb Provinsi NTB
2. Sosialisasi tugas dan fungsi Kanwil DJPb Provinsi NTB dilakukan dengan strategi komunikasi publik dan optimalisasi media sosial yang dimiliki
3. IT yang handal harus didukung dengan pengembangan kompetensi Pejabat/Pegawai pada Kanwil DJPb Provinsi NTB


