Kendari - Memasuki tengah tahun anggaran 2026, dinamika organisasi di lingkungan Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara menghadapi tantangan transisi kepemimpinan pasca-mutasi sejumlah pejabat Eselon III. Alih-alih terhambat, momen transisi ini justru dimanfaatkan sebagai titik kekuatan untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi vertikal. Melalui perpaduan agenda Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal, seluruh jajaran Kemenkeu Satu Sulawesi Tenggara berkumpul untuk menyamakan persepsi, memperkenalkan pimpinan baru, sekaligus mempersiapkan akselerasi program kerja Triwulan II Tahun 2026.
Agenda yang dipusatkan di Kota Kendari ini menghadirkan seluruh elemen penting, mulai dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari dan Kolaka, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), hingga Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC). Sorotan utama dari pertemuan ini adalah perkenalan resmi enam pejabat Eselon III yang baru saja menduduki posisi strategis di berbagai instansi vertikal. Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan dapat menjadi suntikan energi segar yang sekaligus menjaga kesinambungan roda organisasi tanpa hambatan.
Dalam arahannya, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sulawesi Tenggara, Iman Widhiyanto, menggambarkan dengan gamblang bagaimana konsep “Kementerian Satu” di tingkat daerah. Ia menekankan bahwa setiap unit kerja, meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, sesungguhnya merupakan mata rantai yang tak terpisahkan dari satu kesatuan sistem pengelolaan keuangan negara. Untuk mewujudkan hal tersebut, Iman meminta seluruh Kelompok Kerja (POKJA) yang telah terbentuk, mulai dari Pokja Penerimaan, Pokja UMIKM, Pokja RCE dan Alco Regional, hingga Pokja Kehumasan, untuk segera berakselerasi. Setiap program yang telah dirancang diminta untuk dieksekusi secara ketat sesuai dengan timeline yang telah disepakati bersama, guna memastikan output yang optimal bagi masyarakat dan daerah.
Menariknya, proses koordinasi formal pada rapat kali ini dibangun di atas fondasi kebersamaan yang sangat kuat. Sebelum memasuki agenda inti, seluruh pegawai dan pejabat dari berbagai unit instansi terlebih dahulu mengikuti kegiatan senam jantung sehat dan sarapan pagi bersama. Suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan itu kemudian mencapai puncaknya pada sesi Halal Bihalal, di mana seluruh peserta saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi satu sama lain.
Melalui harmoni yang terjalin dalam bingkai silaturahmi ini, Perwakilan Kemenkeu Sulawesi Tenggara menegaskan kesiapan penuh untuk meneruskan tongkat estafet tugas dengan menjunjung tinggi integritas. Hasil yang dipetik dari pertemuan ini pun melampaui sekadar catatan evaluasi kinerja Triwulan I, pertemuan ini melahirkan komitmen tulus untuk terus bersinergi. Berbekal soliditas yang semakin kokoh, Perwakilan Kemenkeu Sultra pun siap menghadapi tantangan Triwulan II dengan langkah yang lebih selaras, cepat, dan kolaboratif.




