KPPN Balikpapan kembali mengadakan series Workshop Capacity Building bekerja sama dengan BPS Kota Balikpapan. Topik kali ini mengenai Inflasi Kota Balikpapan Bulan September 2024 dan Contoh Analisis Regresi. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan pegawai di KPPN Balikpapan dalam melakukan analisis terhadap data termasuk data mengenai perekonomian daerah (economy regional). Narasumber pada kegiatan kali ini adalah Bapak Loveandre Danang Handriyanto dan Ibu Nella Indriani. Keduanya merupakan Statitisi Ahli Muda dari BPS Kota Balikpapan.
Pada kesempatan tersebut Bapak Loveandre Danang Handriyanto menyampaikan mengenai beberapa peristiwa penting yang mempengaruhi inflasi bulan September 2024 yaitu harga emas yang masih terus mengalami peningkatan, penyesuaian harga BBM per 1 September 2024, permintaan batu bara yang meningkat, dan penurunan harga minyak dunia pada Agustus 2024. Inflasi bulan ke bulan sebesar 0.10%, inflasi tahun ke tahun sebesar 2.31%, dan inflasi tahun kalender sebesar 1.30%. Andil inflasi paling besar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Dibandingkan dengan kabupaten lain di wilayah Kalimantan Timur, Kabupaten PPU merupakan kabupaten dengan tingkat inflasi paling rendah yaitu 1.73% dan Berau yang paling tinggi yaitu 3.34%.
Sedangkan pada paparan mengenai contoh analisis regresi yang disampaikan oleh Ibu Nella Indriani, beliau memaparkan regresi sederhana menggunakan aplikasi SPSS. Ibu Nella memberikan salah satu contoh mengenai regresi antara IPM dan Inflasi, bagaimana cara membaca hasil ouput keluaran SPSS, signifikansi hasil output dan artinya, dan pembuatan model regresi.
Workshop ini merupakan rangkaian kegiatan capacity building dalam rangka peningkatan kemampuan Data Analytic: Economy Regional. Diharapkan insan perbendaharaan khususnya pegawai KPPN Balikpapan memiliki kemampuan menganalisis data khususnya data ekonomi daerah.




