Kondisi pandemi Covid-19 ini membuat semua orang harus beradaptasi. Salah satu kebiasaan baru yang harus dilakoni adalah melakukan upacara secara daring. Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 di lingkungan Kementerian Keuangan dilaksanakan secara daring di instansi masing-masing. Seluruh pegawai KPPN Lahat bersama – sama melakukan upacara di front office KPPN Lahat melalui zoom dengan tetap melaksanakan social distancing. Hampir seluruh pegawai mengikuti upacara secara daring di ruangan utama layanan KPPN Lahat kecuali pegawai yang sedang melaksanakan work from home maupun menjalani dinas luar. Pokok - pokok yang disampaikan Menteri Keuangan di upacara hari pahlawan 10 November 2020:
- Pahlawan hadir karena ada tantangan yang mengancam bangsa kita dan cita-cita bernegara. Setiap episode dalam sejarah Indonesia hadir tantangan dan disitulah kita akan melihat pahlawan yang dilahirkan.
- Dalam seluruh episode pahlawan selalu ada kata perjuangan. Berjuang adalah satu-satunya cara untuk menghadapi tantangan, cobaan. Seluruh proses mencapai cita-cita memerlukan perjuangan yang butuh pengorbananan. Itulah sikap pahlawan.
- Kita semua bisa menjadi pahlawan. Pada 10 November, 75 tahun yang lalu, Bung Tomo dan jutaan pahlawan lain berjuang tanpa ada kekhawatiran terhadap keselamatan diri sendiri. Kemenkeu berjuang mewujudkan cita-cita bangsa. Seluruh jajaran Kemenkeu harus punya jiwa pahlawan mengikhtiarkan dengan seluruh jiwa dan raga mewujudkan cita-cita bangsa melalui keuangan negara. Pegawai kemenkeu jangan hanya terinspirasi pahlawan namun juga harus bisa menginspirasi generasi selanjutnya. Mari menjadi pahlawan hari ini dan kemudian.
Semoga kita dapat meneladani para pahlawan yang sudah gugur di medan perjuangan. Meski berbeda medan juang, perjuangan para punggawa keuangan masih akan terus berjalan. Perjuangan ini bukan melemah tetapi malah semakin berat, yaitu mengisi kemerdekaan dengan perjuangan.


