
Indonesian Treasury (InTress) KPPN Padang Sidempuan telah menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi SAKTI, Sosialisasi Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM Triwulan II 2024, Press Release APBN, Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA), Pencegahan Retur SP2D, Pemberdayaan UMKM, Data Analytics bersama Local Expert, dan Update Inovasi KPPN Padang Sidempuan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin-Rabu tanggal 24-26 Juni 2024 pukul 08.00-12.30 WIB bertempat di Aula KPPN Padang Sidempuan. Adapun agenda kegiatan meliputi:
1. Bimbingan Teknis Aplikasi SAKTI
2. Sosialisasi Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM Triwulan II 2024
3. Press Release APBN
4. Evaluasi Pelaksanaan Anggaran
5. Pencegahan Retur SP2D
6. Pemberdayaan UMKM
7. Data Analytics bersama Local Expert
8. Update Inovasi KPPN Padang Sidempuan
Peserta kegiatan adalah seluruh satuan kerja lingkup KPPN Padang Sidempuan. Sebagai langkah mendorong digitalisasi, presensi kegiatan dilakukan secara digital dengan melakukan scan QR Code presensi. Peserta yang berhasil melakukan presensi digital, berhak memperoleh kupon yang dapat ditukarkan dengan produk snack UMKM pada booth UMKM yang tersedia selama kegiatan berlangsung. Melalui presensi digital pula, dapat diketahui satker yang paling cepat hadir sebagai dasar pemberian apresiasi.
![]() |
![]() |
![]() |
Kegiatan dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kemenkeu. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala KPPN Padang Sidempuan, yaitu Bapak IENG. Dalam sambutannya, Kepala KPPN mengingatkan seluruh undangan yang hadir untuk selalu menjaga integritas dan menghindarkan diri dari gratifikasi dan perbuatan korupsi. Hal ini sejalan dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang telah diraih KPPN Padang Sidempuan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian press release APBN bulan Mei 2024 dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran serta materi tentang keberlanjutan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM pada KPPN Padang Sidempuan. Materi press release APBN bulan Mei 2024 dibuka dengan penyampaian data realisasi belanja K/L yang sampai dengan bulan Mei yang sudah menunjukkan realisasi yang cukup baik yakni telah mencapai 50% khusus pada belanja bantuan sosial. Sementara untuk jenis belanja lainnya, diharapkan dapat melebihi targer realisasi sampai dengan triwulan II tahun 2024. Realisasi belanja transfer ke daerah sampai dengan bulan Mei Tahun 2024 telah realisasi Rp2,21 Triliun dari total pagu sebesar Rp5.79 Triliun.
Materi Evaluasi Pelaksanaan Anggaran bulan Juni 2024 diawali dengan penyampaian data perbandingan perbandingan penyerapan bulan Juni 2023 dan Juni 2024. Penyerapan pada tahun 2024 meningkat 1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun seiring dengan target yang pada tahun 2024 meningkat 2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Nilai indikator deviasi halaman III DIPA bulan Juni 2024 sampai dengan 22 Juni 2024 sebesar 87.6, masih terbilang rendah dibanding tahun sebelumnya. Bapak IENG mengimbau kepada para satker agar dapat melakukan realisasi sesuai dengan target yang telah direkam sebelumnya. Materi terakhir yang disampaikan oleh Kepala KPPN Padang Sidempuan adalah tentang keberlanjutan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM pada KPPN Padang Sidempuan. KPPN Padang Sidempuan telah memperoleh sertifikat WBK pada tahun 2019 dan sedang dalam tahap menuju WBBM, beliau juga menyampaikan harapan dukungan dari para stakeholder agar dapat membantu KPPN Padang Sidempuan dalam mempertahankan predikat WBK dan meraih WBBM ditahun 2025.
Setelah pemaparan materi dari Kepala KPPN Padang Sidempuan acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber yang pertama yaitu Bapak Agus Sedayu Pelaksana pada Seksi Bank. Beliau menyampaikan materi terkait pencegahan retur SP2D yang dimulai dengan penyampaian alur penylesaian retur SP2D. Beliau juga menyampaikan daftar satker yang palng sering terjadi retur sepanjang semester I 2024. Dalam penyelesaian retur-retur tersebut telah dapat diselesaikan dalam 8 hari kerja. Bapak Agus Sedayu memberikan tips untuk mitigasi retur SP2D, yaitu:
- Lakukan pengujian kebenaran data supplier (nama penerima dan nomor rekening) dengan memintakan salinan rekening koran atau salinan buku tabungan untuk dicocokkan terhadap
dokumen tagihan - Lakukan pengujian rekening penerima berstatus aktif dengan meminta surat keterangan aktif dari pihak bank; dan
- Lakukan pengujian melalui internet banking apakah nomor rekening tersebut sudah benar dan statusnya aktif.
Setelah pemaparan dari Bapak Agus kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pemberdayaan UMKM yang dimana satuan kerja diberi kesempatan untuk menukar satu kupon snack dengan makanan yang disediakan oleh UMKM binaan KPPN.
![]() |
![]() |
![]() |
Setelah kegiatan pemberdayaan UMKM dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber kedua yaitu terkait Bimbingan Teknis Aplikasi Sakti. Materi ini disampaikan oleh Bapak Urip Sanyoto pejabat fungsional KPPN padang Sidempuan. Pada kesempatan tersebut beliau memaparkan terkait peraturan terbaru PMK 158/PMK.05/2023 tentang Perubahan PMK 171/PMK.05/2021 tentang Pelaksanaan Sistem SAKTI. Beliau menjelaskan bahwa terdapat sedikit perubahan pada modul aplikasi SAKTI, yaitu terdapat penambahan modul Sinkronisasi Renja-RKA dan modul Referensi. Selain itu, terdapat pula perbedaan yang cukup signifikan yaitu terkait keamanan dan akuntabilitas.
Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Narasumber ketiga Bapak Zaid Pelaksana pada Seksi Vera KPPN Padang Sidempuan. Pada kesempatan tersebut beliau menjelaskan khusus terkait modul pelaporan. Pertama beliau menyampaikan terkait proses penyusunan laporan keuangan. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan to do list yang sering menjadi kendala satker setiap bulannya. Terdapat 5 menu to do list yang sering muncul pada satker, yaitu:
- Ketidaksesuaian Akun Belanja vs Kode Barang Aset/Persediaan
- Pendapatan Belum di-Settle Piutang
- Pagu Minus Belanja Pegawai / non Belanja Pegawai
- Pengembalian melebihi realisasi belanja pegawai dan non Belanja Pegawai
- Saldo Akun Tidak Normal
Dalam kesempatan tersebut beliau menjelaskan sebab-sebab kemungkinan munculnya to do list tersebut, beliau kemudian juga menyampaikan terkait berbagai permasalahan pada penyusunan RKKL dan rekomendasi penyelesaiaannya.
Setelah itu materi dilanjutkan Narasumber yang terakhir yaitu Bapak Arif Maulana Pelaksana Seksi MSKI, pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa terdapat update inovasi aplikasi LIKE 006. Terdapat tambahan menu yang baru untuk monitoring penyelesaian pembuatan user sakti maupun perbaikan user sakti.
Pemaparan Data Analytics bersama Local Expert, disampaikan langsung oleh pembicara yang berasal dari Badan Pusat Statistik Kota Padang Sidempuan yang dihadiri langsung oleh Kepala BPS Kota Padang Sidempan Bapak Aris Saryono dan didampingi oleh Bapak Muhamad Fikri Ramdhani, Statistisi Ahli Pertama BPS Kota Padang Sidempuan serta Bapak Alwi Adha Pohan Statistisi Ahli Pertama BPS Kota Padang Sidempuan. Pada kesempatan tersebut, Bapak Aris menyampaikan terkait profil Badan Pusat Statistik yaitu dengan menyampaikan visi dan misi BPS. Visi BPS adalah “Penyedia Data Statistik Berkualitas untuk Indonesia Maju” dengan Misi Menyediakan statistik berkualitas yang berstandar nasional dan internasional, Membina K/L/D/I melalui Sistem Statistik Nasional yang berkesinambungan, Mewujudkan pelayanan prima di bidang statistik untuk terwujudnya Sistem Statistik Nasional dan Membangun SDM yang unggul dan adaptif berlandaskan nilai profesionalisme, integritas dan amanah.
Setelah penyampaian profil BPS dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Fikri tentang Analisis Capaian Indikator Pembangunan Ekonomi. Beliau menyampaikan data terkait infalsi pada bulan Mei 2024 di Kota Padang Sidempuan. Pada bulan Mei 2024 secara month to month Kota Padangsidimpuan mengalami deflasi sebesar 0,08 persen. Artinya secara umum, barang atau jasa di Kota Padangsidimpuan mengalami penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya. Namun jika dilihat dari inflasi tahun ke tahun, Kota Padangsidimpuan mengalami inflasi 4,38 persen. Artinya barang atau jasa tahun ini mengalami inflasi 4,38 persen dibandingkan harga atau jasa bulan mei tahun lalu. Sementara itu secara tahun kalender (IHK bulan Mei 2024 dibandingkan IHK Bulan Desember 2023) Kota Padangsidimpuan mengalami inflasi sebesar 2,47%. Deflasi bulanan yang terjadi didorong oleh turunnya tiga kelompok pengeluaran yaitu kelompok transportasi, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan serta kelompok perumahan, air, Listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Kelompok yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi bulan Mei adalah transportasi dengan andil sebesar 0,35 persen. Komoditas dengan andil deflasi m-to-m terbesar bulan Mei adalah Angkutan Dalam Kota dengan andil deflasi sebesar 0,17 persen; diikuti komoditas Angkutan Antar Kota sebesar 0,13 persen; kemudian Beras sebesar 0,07 persen, Ikan Dencis sebesar 0,05 persen dan Ikan Mas dengan andil deflasi sebesar 0,04 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar bulan Mei 2024 yaitu Cabai Merah sebesar 0,16 persen, Bawang Merah sebesar 0,14 persen; Jeruk sebesar 0,05 persen; Sawi Hijau sebesar 0,03 persen; dan Kangkung sebesar 0,03 persen.
Deflasi bulanan Mei 2024 Kota Padangsidimpuan sebesar 0,08% sementara Provinsi Sumatera Utara mengalami inflasi 0,48 persen dan Nasional mengalami deflasi sebesar 0,03%. Jika dilihat berdasarkan inflasi tahun kalender bulan Mei 2024 Kota Padangsidimpuan sebesar 2,47% atau lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi tahun kalender Provinsi Sumatera Utara dan Nasional masing- masing sebesar 1,98% dan 1,16%. Kemudian jika dilihat berdasarkan inflasi tahun ke tahun bulan Mei 2024 Kota Padangsidimpuan sebesar 4,38% atau lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi tahun ke tahun Provinsi Sumatera Utara dan Nasional masing-masing sebesar 4,26 % dan 2,84%.
Terdapat tambahan materi yaitu terkait Evaluasi Layanan KPPN Padang Sidempuan yang disampaikan oleh Bapak Sumarsono Kepala Seksi Pencairan Dana KPPN Padang Sidempuan. Beliau memaparkan data responden survei/indeks kepuasan layanan Semester II tahun 2023, dengan jumlah responden sebanyak 80 responden, kepuasan masyarakat sebesar 4.78. Nilai yang sudah cukup baik namun masih diharapkan dapat ditingkatkan kedepannya. Terdapat beberapa kendala yang menurut analisa menjadi pengurang nilai indeks tersebut, yaitu kendala aplikasi seringkali susah diakses, maintenance aplikasi terkadang tanpa pemberitahuan sebelumnya. Namun terhadap kendala aplikasi tersebut beliau memberikan pemahaman bahwa hal tersebut juga berada diluar kendali KPPN karena aplikasi-aplikasi tersebut dikontrol oleh pusat. Di akhir penyampaian beliau juga memaparkan terkait rekap pengajuan SPM Januari – Mei 2024 yang masuk ke KPPN dan di proses menjadi SP2D. Masih banyak terjadi penolakan SPM. Oleh sebab itu, beliau mengimbau agar satuan kerja dapat lebih berhati-hati lagi sebelum menyampaikan SPM ke KPPN Padang Sidempuan.
Penutupan kegiatan dilakukan dengan pelaksaan post test dan pengisian kuisioner pelaksanaan kegiatan. 3 (tiga) pemenang post test mendapatkan hadiah dan juga diberikan penghargaan kepada satker yang datang lebih dulu. Selain itu terdapat pula hadiah tambahan yang diberikan kepada peserta yang menjawab kuis di sesi acara.










