Infografis Kepuasan Layanan
Dalam era keterbukaan saat ini kepuasan pengguna layanan menjadi hal yang mutlak harus dipenuhi oleh sebuah institusi. Baik itu perusahaan dengan orientasi mencari laba maupun instansi pemerintah selaku penyedia layanan publik. Untuk perusahaan-perusahaan yang mencari keuntungan, tujuannya jelas agar pelanggan mereka tidak lari kepada perusahaan pesaing mereka yang ujung-ujungnya akan merugikan perusahaan. Sedangkan untuk instansi pemerintah, kepuasan pengguna layanan merupakan tuntutan publik. Instansi pemerintah mempunyai peranan strategis sebagai penyedia layanan publik sebaik-baiknya kepada masyarakat. Seiring perkembangan masyarakat yang makin maju dan dinamis, masyarakat semakin sadar hak dan kewajibannya dalam kehidupan bernegara. Masyarakat semakin kritis, terlebih lagi dalam era media sosial seperti sekarang ini, kontrol oleh masyarakat akan menjadi lebih mudah, semua orang bisa menjadi wartawan, jika ada pelayanan dari kantor pemerintah yang tidak benar, bisa langsung dipublikasikan dan dilaporkan kepada instansi vertikalnya. Hal ini menjadi tantangan yang tidak mudah bagi instansi pemerintah selaku penyedia layanan publik. Instansi pemerintah harus mampu menampilkan aparatur negara yang profesional, mempunyai integritas dan etos kerja yang tinggi serta etika birokasi yang baik dalam menjalankan tugasnya.
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Putussibau sebagai salah satu penyedia layanan publik, kepuasan pengguna layanan KPPN menjadi target kinerja setiap tahun dalam indikator kinerja utama (IKU) yaitu indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN. Sejak tahun 2014 skala pengukuran yang digunakan adalah skala 1 sampai dengan 5, target yang ditetapkan adalah 4,05. Target tersebut mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, bahkan kenaikan target pada tahun 2018 naik cukup signifikan yaitu naik sebesar 0,4 poin dibandingkan dengan tahun 2017 yang hanya sebesar 4,12. Hal ini menjadi tantangan bagi KPPN dalam memberikan layanan publik sebaik-baiknya kepada masyarakat, baik itu ketersediaaan sarana dan prasarana, maupun peningkatan kualitas layanan yang diberikan. Berikut data target dan capaian IKU indeks kepuasan pengguna layanan KPPN Putussibau dari tahun 2014 sampai dengan 2018.
Grafik Perbandingan Target dan Capaian IKU

Berdasarkan grafik di atas, rata-rata capaian indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN Putussibau dari tahun 2014 sd 2018 telah melampaui target yang telah ditetapkan. Namun demikian ada hal yang perlu diperhatikan, bahwa pada tahun 2016 meskipun target telampaui, namun terjadi penurunan capaian dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Capaian pada tahun 2017 meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2016, tetapi tidak lebih baik jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2014. Perlu dilakukan analisis dan kajian terhadap tren capaian tersebut, faktor-faktor apa yang menjadi penyebab adanya penurunan sehingga bisa diambil langkah-langkah untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja layanan KPPN.
Nilai dari indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN diperoleh dari hasil survei yang dilakukan pada semester I setiap tahun. Survei dilakukan dengan cara menyebarkan angket kuesioner kepada satker mitra kerja KPPN Putussibau. Format kuesioner tersebut berdasarkan format dari kantor pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Responden diminta untuk mengisi tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan atas layanan yang diberikan oleh KPPN Putussibau dengan pengukuran skala 1 sampai dengan 5. Selain bentuk pilihan tersebut disediakan juga isian untuk saran dan masukan dari responden untuk KPPN. Pada tahun 2017, meskipun capaian sudah melebihi target tetapi saran dan masukan dari responden tetap dijadikan rujukan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap sarana dan prasarana yang ada di KPPN maupun peningkatan mutu layanan publik yang dilaksanakan oleh KPPN.
Dalam kuesioner tersebut, terdapat lima kinerja layanan yang ditanyakan kepada responden terkait layanan publik yang diberikan oleh KPPN Putussibau yaitu:
1. Kinerja Layanan Pencairan Dana
Kuesioner layanan pencairan dana ditujukan untuk mengukur tingkat kepentingan dan kepuasan layanan satker mitra kerja KPPN Putussibau terhadap layanan yang diberikan oleh Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker dengan titik berat pada tugas dan fungsi pencairan dana.
2. Kinerja Layanan Bimbingan dan Konsultasi
Kuesioner layanan bimbingan dan konsultansi ditujukan untuk mengukur tingkat kepentingan dan kepuasan layanan satker mitra kerja KPPN Putussibau terhadap layanan yang diberikan oleh Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker dengan titik berat pada tugas dan fungsi manajemen satker.
3. Kinerja Layanan Konfirmasi Surat Setoran
Kuesioner layanan konfirmasi surat setoran ditujukan untuk mengukur tingkat kepentingan dan kepuasan layanan satker mitra kerja KPPN Putussibau terhadap layanan yang diberikan oleh Seksi Bank.
4. Kinerja Layanan Rekonsiliasi Laporan Keuangan
Kuesioner layanan rekonsiliasi laporan keuangan ditujukan untuk mengukur tingkat kepentingan dan kepuasan layanan satker mitra kerja KPPN Putussibau terhadap layanan yang diberikan oleh Seksi Verifikasi Akuntansi dan Kepatuhan Internal.
5. Kinerja Layanan Sarana dan Prasarana
Kuesioner layanan rekonsiliasi ditujukan untuk mengukur tingkat kepentingan dan kepuasan layanan satker mitra kerja KPPN Putussibau terhadap kinerja layanan sarana prasarana yang dalam hal ini penanggungjawabnya adalah Subbagian Umum.
Pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam kuesioner tersebut secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu:
- Kemudahan akses informasi;
- Profesionalitas pemberi layanan;
- Integritas;
- Etika birokrasi; dan
- Sarana dan prasarana.
Survei Kepuasan Penguna Layanan KPPN Tahun 2018
Survei kepuasan pengguna layanan KPPN untuk tahun 2018 masih dilakukan dengan cara manual yaitu menyebarkan angket kuesioner kepada responden. Pada Tahun 2017, untuk survei kepuasan pengguna layanan KPPN semester II telah dicoba menggunakan cara online yaitu menggunakan google forms. Namun hasilnya kurang memuaskan, dari 37 satker mitra kerja yang ada hanya 10 satker yang bersedia menjadi responden. Hasil kuesioner online ini belum bisa diolah karena tingkat kesalahan pengisian yang sangat tinggi. Sebagian responden mengalami kendala teknis ketika melakukan pengisian kuesioner dengan menggunakan media handphone. Kendala yang muncul adalah skala nilai yang muncul pada media handphone hanya skala 1 sd 3 dari seharusnya skala 1 sd 5. Akhirnya survei dilakukan lagi dengan dengan cara manual. Berdasarkan pengalaman tersebut maka survei kepuasan pengguna layanan KPPN untuk tahun 2018 dilakukan dengan cara manual.
Survei kepuasan pengguna layanan KPPN Putussibau pada tahun 2018 telah dilaksanakan pada tanggal 19 April 2018 pada saat pelaksanaan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Anggaran Semester I dan Pembangunan Zona Integritas. Survei masih dilakukan dengan cara manual yaitu menyebarkan angket kuesioner kepada para undangan untuk menjadi responden. Jumlah kuesioner yang dibagikan sebanyak 25 kuesioner. Pada akhir acara jumlah kuesioner yang dikembalikan sebanyak 24 kuesioner. Selanjutnya kami melakukan pengolahan data atas kuesioner tersebut, dari 24 data yang masuk, 19 kuesioner bisa diolah dan 5 kuesioner tidak bisa diolah karena isiannya tidak lengkap. Berdasarkan hasil pengolahan data tersebut hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut:
- Kinerja Layanan Pencairan Dana, indeks kepuasan satker sebesar 4,60 (skala 5);
- Kinerja Layanan Bimbingan dan Konsultasi, indeks kepuasan satker sebesar 4,59 (skala 5);
- Kinerja Layanan Konfirmasi Surat Setoran, indeks kepuasan satker sebesar 4,62 (skala 5);
- Kinerja Layanan Rekonsiliasi Laporan Keuangan, indeks kepuasan satker sebesar 4,68 (skala 5); dan
- Kinerja Layanan Sarana dan Prasarana, indeks kepuasan satker sebesar 4,55 (skala 5).
Rata-rata indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN Putussibau adalah sebesar 4,61 dari skala 5. Hasil yang sangat baik dan melampaui target yang ditetapkan.
Dari data tersebut dapat diketahui juga indeks kepuasan masyarakat (IKM) atas layanan yang diberikan oleh KPPN kepada mitra kerja. Indeks kepuasan masyarakat adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan pengguna layanan dalam memperoleh memperoleh pelayanan dari penyelengara layanan publik dengan membandingkannya dengan harapan dan kebutuhannya. Hasil perhitungan data hasil survei dengan membandingakan tingkat kepuasan dan kepentingan masyarakat atas layanan KPPN Putussibau diperoleh angka sebesar 0,91 dengan kriteria sangat puas.
Semoga capaian hasil survei atas kepuasaan pengguna layanan dan indeks kepuasan maysarakat atas layanan KPPN Putussibau tahun 2018 tersebut merupakan gambaran riil yang benar-benar dirasakan oleh mitra kerja KPPN Putussibau. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dari seluruh komponen di KPPN Putussibau yang secara terus menerus dan komitmen yang tinggi berusaha memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. Capaian tersebut tidak lantas membuat kami berpuas diri tetapi kami akan terus berkomitmen untuk berkerja keras meningkatkan kualitas layanan dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh satker mitra kerja yang telah bersedia menjadi responden dalam pelaksanaan survei kepuasan pengguna layanan tahun 2018. Semoga hasil survei ini menjadi cambuk bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan KPPN Putussibau.
Putussibau, 11.05.2018
Samsul Arifin (Kepala Subbagian Umum)