
Dalam rangka memperkuat kapasitas dan mempererat kebersamaan antarpegawai, KPPN Surabaya I kembali menyelenggarakan kegiatan capacity building yang dilaksanakan di Museum De Javasche Bank, Surabaya. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai, PPNPN, dan mahasiswa magang ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, kerja sama tim, serta menambah wawasan mengenai sejarah perekonomian, dan perkembangan sistem perbankan di Indonesia. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tur museum, menyaksikan berbagai koleksi peninggalan era kolonial, serta mengenal perjalanan sistem moneter dan keuangan nasional.
Museum De Javasche Bank, dahulu merupakan kantor pusat De Javasche Bank dan pertama kali didirikan di Batavia pada tahun 1828 sebagai bank sirkulasi di Hindia Belanda dengan hak khusus untuk mencetak dan mengedarkan uang kertas. Pada tahun 1953, De Javasche Bank dinasionalisasi menjadi Bank Indonesia setelah kemerdekaan, dan gedung Surabaya berfungsi sebagai kantor hingga tahun 1970-an sebelum diubah menjadi museum pada tahun 2012. Museum ini juga memperlihatkan alat-alat cetak uang kuno, mulai dari mesin manual hingga yang lebih modern, yang mencerminkan perkembangan teknologi dalam pembuatan uang serta simbol legitimasi pemerintahan. Saat ini, Museum De Javasche Bank berfungsi sebagai pusat edukasi publik dengan arsitektur kolonial yang megah, koleksi mata uang tua, brankas logam, dan mesin pencetak uang yang menggambarkan perjalanan bangsa dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi.

Kepala KPPN Surabaya I, Bapak Yoyok Yulianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi dan rasa kebersamaan antarpegawai semakin meningkat, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan yang lebih optimal guna terciptanya sinergi sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan dan Budaya Kerja di Lingkungan Kementerian Keuangan”.
Kegiatan capacity building diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah di area museum.


