
Yogyakarta, 22 Mei 2026 - Dua dekade setelah gempa bumi yang mengguncang Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) pada 2006, semangat bangkit masyarakat terus berdenyut di dalam perputaran ekonomi. Dari reruntuhan dan duka, ketangguhan masyarakat tumbuh perlahan membangun kembali kehidupan melalui usaha dan gotong royong, termasuk yang ditunjukkan oleh UMKM sebagai simbol daya juang masyarakat yang proaktif bertahan, adaptif menghadapi perubahan, dan terus menggerakkan roda ekonomi lokal.
Semangat itu yang ingin ditunjukkan melalui penyelenggaraan Pasar Penyintas Peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta-Jateng yang digelar pada 22-23 Mei 2026 di Lapangan Garuda Candi Prambanan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) berkolaborasi dengan Pemda DIY dan Pemprov Jateng.









