
Yogyakarta, 9 April 2026 - Di tengah dinamika global yang masih berkecamuk, para pemangku kepentingan baik di level nasional maupun regional harus selalu memperkuat sinergi agar terus menghadirkan ketahanan pangan di tengah masyarakat. Kinerja APBN pun dituntut adaptif menghadapi berbagai tekanan ketahanan pangan yang datang dari banyak sisi.
Sinergi tersebut salah satunya terwujud melalui kegiatan Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR) Tahunan 2025 pada Kamis (9/4/2026) yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY). Digelar secara daring, kegiatan yang mengangkat tema ketahanan pangan ini dihadiri oleh berbagai stakeholders strategis, mulai dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pusat Statistik, Bapperida lingkup DIY hingga akademisi dari berbagai universitas.









