
Yogyakarta, 23 Desember 2025 - Realisasi Belanja Negara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sampai dengan 30 November 2025 mencapai Rp18,77 triliun atau 87,47% dari alokasi sebesar Rp21,46 triliun. Dari realisasi tersebut, negara hadir dengan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sampai akhir November 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY) mencatat Belanja Pemerintah Pusat terealisasi sebesar Rp9,22 triliun (79,41% dari pagu belanja) yang beberapa manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat DIY melalui program Bantuan Sosial, Bantuan Pendidikan, dan Subsidi. Bantuan Sosial terdiri atas Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan 1.422.943 penerima manfaat; Program Keluarga Harapan (PKH) dengan 711.129 penerima manfaat; dan program Yatim Atensi (YAPI) dengan 19.425 penerima manfaat.
"Bantuan Pendidikan terdiri atas program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui Kementerian Agama untuk 24.254 penerima manfaat; program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN); dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 2.055 mahasiswa penerima manfaat. Lalu, terdapat subsidi pupuk sebanyak 58.496 ton serta subsidi listrik periode November 2025 dengan jumlah pelanggan sebanyak 2,97 juta penerima manfaat," ujar Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta dalam konferensi pers "APBN Kita Regional DIY Realisasi sampai dengan 30 November 2025" yang digelar di Treasury Learning Center (TLC) Yogyakarta pada Selasa (23/12/2025).